Februari 2019, Polda Sumut Tuntaskan 496 Kasus Narkoba

Medan – Selama bulan Februari 2019, dari berbagai wilayah di Sumut, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut dan Jajaran Polres, berhasil menangkap sebanyak 496 pelaku kasus narkoba.

“Dari 496 tersangka pelaku narkoba yang ditangkap, terdapat 318 kasus narkoba yang telah berhasil diungkap,” ujar AKBP Frengky Yusandhy, Wadir Ditresnarkoba Polda Sumut, Jumat (8/3/2019).

Dari ratusan tersangka yang sudah tertangkap ini, tambah AKBP Frengky, turut serta disita 10.000 barang bukti berupa ekstasi jenis baru, sesuai Permenkes RI No. 20 Tahun 2018, tentang perubahan golongan narkoba dengan no urut 81 jenis PMMA.

Dalam penjelasan AKBP Frengky, di Minggu I, jajarannya berhasil menangkap 134 tersangka narkoba, dengan barang bukti yang disita 2.334,5 gram sabu, 1.097,53 gram ganja, 58 ekstasi, 8 unit timbangan elektrik, 47 unit handphone, uang tunai sebesar Rp 7 juta dan 7 unit sepeda motor.

Selanjutnya, pada Minggu II, ditangkap 158 pelaku narkoba, dengan barang bukti yang disita 15.042,65 gram sabu, 386,75 gram ganja, 4 ekstasi, 45 unit handphone, 6 unit timbangan elektrik, dan uang tunai sebesar Rp 5 juta.

Kemudian, di Minggu III, ditangkap 113 pelaku narkoba, dengan barang bukti yang disita 459,48 gram sabu, 3.309,28 gram ganja, 462 ekstasi, 36 unit handphone, 6 unit timbangan elektrik, uang tunai sebesar Rp 2 juta, dan 12 unit sepeda motor.

Pada tangkapan Minggu IV, ada 117 pelaku narkoba, dengan barang yang disita, 87.032,39 gram sabu, 377,71 gram ganja, 14.173 ekstasi, 10.000 ekstasi jenis baru, 36 unit handphone, 11 unit timbangan, uang tunai sebesar Rp 4 juta, dan 6 unit sepeda motor..

“Penyalahgunaan narkotika di Sumut sudah sangat memprihatinkan, sebab penyebarannya sudah memasuki sampai ke pelosok daerah dan akan mengintai, serta mengancam masa depan generasi penerus bangsa,” terangnya. (Dharma/red)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.