Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Era Faida 8.147 Pegawai Naik Pangkat, Tepis Tudingan SK Kenaikan Pangkat Terhambat Buntut Pemakzulan Bupati Jember

Loading...

Jember- Mulai awal menjabat hingga di ujung priode, Bupati Jember dr.Hj.Faida MMR telah menandatangani SK kenaikan pangkat sedikitnya 8.147 pegawai.Catatan ini sekaligus menepis tudingan, jika kenaikan pangkat di lingkungan Pemkab Jember terhambat, sehingga berbuntut Bupati Jember Faida dimakzulkan.Selasa, (4/8)

Tidak hanya itu, proses kenaikan pangkat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan dr. Faida, MMR., dan Drs. KH. A Muqit Arief bebas dari biaya. Bila ada yang membayar, bupati siap mengganti berlipat-lipat.Termasuk penyerahan sejumlah 1.624 SK kenaikan pangkat yang diserahkan pada Senin kemarin secara daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan).

Bupati Faida menjelaskan, kenaikan pangkat pegawai terbanyak terjadi pada tahun 2020. “Paling tinggi persentase realisasinya yaitu mencapai 99 persen dari yang diajukan. Hanya ada 16 yang tidak turun SK kenaikan pangkatnya karena beberapa sebab,” paparnya.

Dipastikan, kenaikan pangkat pegawai tersebut tanpa ada pungli. Bupati Faida merinci, jumlah SK kenaikan pangkat pegawai tiap tahun diproses dan tidak ada hambatan. Pada tahun 2016, Bupati Faida meneken SK kenaikan pangkat tanpa pungli sebanyak 1.885 pegawai, tahun 2017 sebanyak 2.141 pegawai, tahun 2018 sebanyak 1.171 pegawai, tahun 2019 ada 1.326 dan pada tahun 2020, Bupati Faida meneken SK kenaikan pangkat pegawai sebanyak 1.624 orang.

Untuk diketahui, setelah menyerahkan SK kenaikan pangkat bagi 154 ASN Dinas Lingkungan Hidup, Bupati Jember dr. Faida, MMR melanjutkan penyerahan secara daring kepada 924 orang tenaga pendidik.

Penyerahan SK secara daring sesi pertama ini dipimpin bupati di Pendapa Wahyawibawagraha dan terhubung dengan Aula PB Soedirman Pemkab Jember dan 31 kantor kecamatan.

Wakil Bupati Jember, Drs. KH A. Muqit Arief memimpin penyerahan di Aula PB Soedirman, dan di 31 kecamatan dipimpin oleh masing-masing camat.

“Layanan administrasi kenaikan pangkat tidak ditarik biaya satu rupiah pun. Semua itu sudah dibiayai APBD Kabupaten Jember, untuk layanan pengurusan di tingkat provinsi maupun pusat,” terang bupati Faida.

Saat penyerahan SK kenaikan pangkat dalam apel di Dinas Lingkungan Hidup, Bupati menyatakan, jika ada yang membayar pengurusan SK kenaikan pangkat, Ia akan ganti biaya yang dibayarkan sepuluh kali lipat yang dibayarkan.

Bagi perempuan yang pertama menjadi Bupati Jember ini, pungli harus dihilangkan dari Bumi Pendhalungan.Jika ada pegawai yang menerima SK kenaikan pangkat diminta membayar, bupati meminta segera melapor.

“Kita harus sikat habis,” tegasnya.

Proses kenaikan pangkat ini tidak ada bayar membayar serupiah pun. Semuanya sudah dibiayai dari APBD Kabupaten Jember tahun anggaran 2020. Bupati pun mengajak semua pegawai untuk kompak menghilangkan praktek pungli.

SK kenaikan pangkat untuk jajaran Dinas Lingkungan Hidup diserahkan bupati untuk Golongan I dan Golongan II. Golongan I sebanyak 87 orang penerima dan golongan II sebanyak 67 orang penerima.

Dari jenis pekerjaan, sebanyak 116 petugas dari tim kebersihan sebagai pramu kebersihan mendapat kenaikan pangkat. “Kenaikan pangkat ini untuk menghargai prestasi dan loyalitasnya sebagai ASN Kabupaten Jember,” ujarnya.

Petugas ini antara lain pengawas lapangan, petugas kebersihan jalan dan selokan, pengemudi sampah, dan tenaga administrasi. (Tahrir)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.