Enggano Ditetapkan Kawasan Sentral Kelautan Dan Perikanan

NusantaraTerkini.Com – Berdasarkan Keputusan Mentri Kelautan Dan Perikanan RI, tak lama lagi Pulau Enggano akan ditetapkan sebagai sentral pembangunan sentral Kelautan dan perikanan.

“Tidak lama lagi bakal memiliki Sentral Kelautan dan Perikanan, ini berdasarkan Keputusan mentri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (RI), keputusan dengan nomor surat 51/Kepmen-Kp/2016, tentang penetapan lokasi pembangunan sentral kelautan dan perikanan terpadu di pulau-pulau kecil dan kawasan terbatas, salah satunya pulau Enggano di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu,” sampai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) kabupaten Bengkulu Utara, Agus Haryanto, Sabtu 29 Oktober 2016.

Bukan tanpa alasan, dari data yang berhasil dihimpun NusantaraTerkini.Com, pulau Enggano layaknya kepingan surga yang asri dan alami, menyimpan biota laut yang beraneka ragam. Dasar perairan berupa batu karang yang ditutupi terumbu karang. Jenis terumbu karang yang dijumpai adalah kelompok Acropora tabulat dengan lebar mencapai 2 meter, Acropora hystrik, Pocillopora, Seryatopora hystrik, Montipora sp. Biota lain yang ditemukan adalah jenis lili laut dan soft coral. Pada kedalaman 15-20 meter ditemukan pasir denga rubble dengan sedikit jenis teripang.

Tak hanya itu, kawasan Pulau Enggano juga berpotensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata bahari seperti selancar, memancing, wisata selam, snorkeling, wisata pantai, berenang, dan wisata desa binaan. Dalam hal wisata bahari, potensi Enggano sama dengan Mentawai, Simeulue dan Nias. Lokasi wisata bahari terdapat di perairan Pulau Dua, Pulau Merbau, Kahyapu, Pantai Teluk Harapan, TelukLabuho, Teluk Berhawe, Tanjung Kioyo, Tanjung Koomang, dan pantai di Kaana.

“Dengan ditetapkan sebagai kawasan sentral Kelautan Dan Perikanan, tentu dapat meningkatkan perekonimian masyarakat di kemudian hari,” ujar Agus. (WD15)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.