Enggan Dipindah Tempat Isolasi, Tim Gugus Covid-19 Paluta Lakukan Rapat Koordinasi dan Update Penanganan Covid-19 Paluta

Padang Lawas Utara – Menindaklanjuti adanya penolakan pemindahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebelumnya, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Paluta lakukan rapat koordinasi tindak lanjut pemindahan pasien positif Covid-19 ke tempat isolasi terpadu yang ditetapkan oleh Pemkab Paluta di Hotel Purba Margana, Aek Godang, Kecamatan Hulu Sihapas di Posko Utama GTPP, Selasa (20/10) malam.

Rapat koordinasi dipimpin Sekda Paluta Burhan Harahap SH, Asisten I, II, dan III Setdakab Paluta, sejumlah Pimpinan OPD, Pabung Paluta Kodim 0212/TS, Danramil 05/ PB, Direktur RSUD Gunung Tua, lembaga profesi bidang kesehatan antara lain Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Paluta, Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Paluta, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Paluta, Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Paluta, dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Paluta.

Dalam rapat tersebut, Burhan Harahap menekankan kepada pihak RSUD untuk mengedukasi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 bahwa program pemindahan ini merupakan betul-betul program pemerintahan. Selain itu agar melakukan verifikasi pendataan terhadap yang layak dan belum untuk dikarantina berdasarkan aspek medis.

Sekda juga meminta kepada Tim RSUD dan Faskes untuk memberikan informasi ke masing-masing atasan/pimpinan organisasi profesi dari Nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 untuk memberikan pemahaman secara seksama dan bersama-sama supaya kegagalan pemindahan tidak terjadi lagi.

“Saya harap Tim Medis di RSUD untuk senantiasa berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dalam rangka penegakan pencegahan Virus Corona (Covid-19) di Paluta,” tegasnya.

Sebelumnya, rencana GTPP Covid-19 Paluta melakukan pemindahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ke tempat isolasi terpadu di Hotel Purba Margana, Aek Godang, Kecamatan Hulu Sihapas terpaksa dibatalkan karena adanya penolakan dari pasien dan keluarganya dengan berbagai alasan. 

Sementara itu, berdasarkan rilis yang dikeluarkan Aplikasi All Records Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara tanggal 20 Oktober 2020 tercatat 14 orang yang sebelumnya berstatus Konfirmasi tanpa gejala (OTG) telah dinyatakan sembuh.

“Untuk pasien Konfirmasi Positif Covid-19 bertambah 2 orang,” dikutip dari keterangan resmi Juru bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Padang Lawas Utara (Paluta) Lairar Rusdi Nasution SSTP MM dalam pesan grup WhatsApp.

Sehingga data terkini penanganan Covid-19 Paluta per tanggal 20 Oktober 2020 adalah pasien Konfirmasi 46 orang, pasien sembuh 33 orang dan meninggal 1 orang. Dan untuk kontak erat terhitung sebanyak 377 orang.

Berdasarkan data yang dikeluarkan Tim Gugas Covid-19 Paluta, dari 46 orang pasien Konfirmasi tersebut di atas, kecamatan Padang Bolak dan Portibi tercatat sebagai wilayah terbanyak pasien positif Covid-19 yakni masing-masing 20 orang, 3 orang lainnya di Kecamatan Padang Bolak Tenggara dan 3 orang lainnya masing-masing di Kecamatan Halongonan, Batang Onang dan Padang Bolak Julu.

Seperti biasa dalam setiap menyampaikan perkembangan penanganan Covid-19 di Paluta, Kadis Kominfo tak lupa menyampaikan himbauan kepada masyarakat untuk selalu bersama-sama dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19.

“Seiring terus meningkatnya pasien konfirmasi Covid-19, Pemkab Paluta melalui Gugus Tugas tetap mengimbau kepada segenap lapisan masyarakat untuk tetap waspada dan berperan aktif dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan tetap menerapkan 4M, Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Menghindari keramaian. Bersama kita lawan Corona, Paluta Bisa Paluta Luar Biasa,” pungkasnya. (AYH)

 

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.