Terbit : 31 Oktober, 2019 - Jam : 20:32

Empat Maling Spesialis Rumah Kosong Dibekuk Satreskrim Banda Aceh

Loading...

Aceh – Empat pelaku pencurian dengan pemberat (Curat) yang beraksi di Wilayah Kota Banda Aceh dan Aceh Besar dibekuk Tim Jatanras Satreskrim Polresta Banda Aceh. Hal itu disampaikan Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto dalam konferensi pers, di Mapolresta Banda Aceh, Kamis sore (31/10/2019).

Trisno Riyanto menyampaikan keempat tersangka curat tersebut ditangkap Tim Jatanras bersama beberapa Polsek Di Wilayahnya Hukum Polresta Banda Aceh. Para tersangka tersebut berinisial RS, AH, AK dan R mereka ini berasal dari Banda Aceh, Aceh Besar dan Pidie dan satu tersangka lainnya masih diburu petugas berinisial FJ yang juga berasal dari Kota Banda Aceh. Katanya, para pelaku ini menargetkan rumah kosong yang ditinggal pemiliknya.

“Saat mereka mengetahui bahwa rumah itu sudah tidak ada lagi pemiliknya, mereka ini baru melaksanakan aksinya dengan cara mencongkel pintu atau jendela serta membengkokkan teralis besi yang biasanya ada pada jendela menggunakan obeng dan linggis.Setelah berhasil masuk, mereka langsung mengambil sejumlah barang seperti televisi, handphone, laptop, emas dan barang-barang berharga lainnya,” ujar Kapolresta Banda Aceh itu.

Ia mengungkapkan, kasus Curat itu pertama terjadi pada bulan Mei lalu, paling banyak pada bulan oktober, yang kemudian diungkapkan oleh tim Jatanras Satreskrim Polresta Banda Aceh.

Trisno Riyanto menambahkan, dalam aksinya itu para pelaku menyewa dua unit mobil untuk mengangkut hasil curiannya. Sebelum ditangkap, mobil yang dirental itu sempat terjadi kejar kejaran dengan petugas, salah satu mobil yang dikendarai oleh tersangka mengalami kecelakaan.

Sebagian hasil tindak pidana pencurian berupa TV, mesin bor, para tersangka menjual kepada MA di Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Aceh Besar. Sementara itu keempat tersangka saat ini mendekam di sel Polresta Banda Aceh guna mempertanggung jawabkan kejahatan yang dilakukan oleh mereka.

“Pasal yang dipersangkakan terhadap para tersangka yaitu Pasal 363 ayat 2 KUHP Jo Pasal 363 ayat 1, ke 3,4,5 KUHP Jo Pasal 55 KUHP dengan ancaman Pidana 9 tahun kurungan penjara,” pungkas Kombes Pol Trisno Riyanto. (Is).

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.