Terbit : 30 Agustus, 2019 - Jam : 11:19

E–Katalog Minimalisir Kecurangan

Loading...

BANDA ACEH – Keberadaan katalog elektronik atau yang lebih dikenal dengan e-Katalog, akan meminimalisir terjadinya kecurangan serta acuan untuk memudahkan rekanan dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.

Hal itu dikatakan, Sekretaris Daerah Pemerintah Aceh Taqwallah, saat peluncuran e-Katalog Lokal Komoditi Rumah Layak Huni (RLH) Pemerintah Aceh Tahun 2019, di Ballroom Hermes Palace Hotel, Kamis (28/8/2019) tadi malam.

“Katalog Elektronik adalah suatu terobosan dalam upaya meningkatkan transparansi pengadaan barang dan jasa yang profesional, kompeten serta berintegritas. Selain memudahkan kegiatan pengadaan untuk pembangunan rumah layak huni, program ini juga mempersempit celah bagi pihak yang ingin melakukan penyelewengan atau pun kecurangan”, ujarnya kepada nusantaraterkini.com tadi malam.

Sekda mengimbau; semua pihak yang terlibat dalam pembangunan RLH agar bekerja dengan sebaik-baiknya sesuai dengan aturan yang berlaku, sehingga masyarakat penerima manfaat akan benar-benar merasakan hasil dari kerja para rekanan maupun pemangku kebijakan terkait.

“Jika kita bangun RLH dengan baik dan sesuai dengan spesifikasi yang tercantum dalam e-Katalog, Insya Allah rumah akan terbangun dengan sempurna, sehingga masyarakat penerima manfaat yang terdiri atas para kaum Dhuafa akan mendapatkan rumah yang benar-benar layak untuk ditempati”, kata Sekda Pemerintah Aceh.

Untuk mendukung upaya tersebut, Sekda menginstruksikan Kepala Unit Kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa atau UKPBJ Pemerintah Kabupaten/Kota, untuk memanfaatkan e-katalog, sesuai dengan spesifikasi yang telah disiapkan.

Sekda juga menegaskan, e-Katalog adalah sebuah contoh inovasi yang layak diapresiasi. Selain itu, penerapan program ini diharapkan akan menumbuhkembangkan peran serta penyedia lokal Aceh termasuk UMKM, yang pada gilirannya akan memajukan sektor swasta di Aceh.

Penerapan katalog lokal ini diyakini akan turut mendorong efektivitas belanja dan efisiensi penggunaan anggaran, sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2018, Tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi. Selain itu, penerapan kataloglokal ini termasuk pula dalam Rencana Aksi Pencegahan Korupsi yang selalu diawasi dan disupervisi oleh KPK.

Dengan peluncuran e-Katalog, maka program prioritas unggulan ‘Aceh Seuniya’, yaitu pembangunan rumah layak huni bagi kaum dhuafa yang sempat tersendat sebelumnya, bisa dilanjutkan. Pemerintah Aceh optimis, dengan kerja keras serta kerja cerdas semua pihak, maka target pembangunan rumah dhuafa sebanyak 30.000 unit di tahun 2022 dapat tercapai.

“e-Katalog Lokal Komoditi RLH merupakan program pertama di Indonesia, karenanya layak disebut sebagai pelopor. Semoga program ini bisa dijalankan dengan baik sehingga menjadi acuan bagi daerah lainnya di Indonesi”, ujar mengakhiri. (Syawaluddin)

Loading...
Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.