Dukun Pijat Bayi dan Beranak Apresiasi Pembangunan Makadam TMMD Tegal

Tegal – Adalah Saidah (48) dukun pijat bayi dan beranak asal Dukuh Bulak Banteng RT. 01 RW. 06, Desa Jatimulya, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, Jateng, salah satu warga setempat yang senang menyambut pembangunan jalan pendekat antar desa melalui TMMD Reguler 105 Kodim 0712 Tegal.

Sudah 17 tahun menekuni profesi membantu ibu-ibu desa melaksanakan persalinan dari keahlian yang diwariskan turun temurun keluarganya. Selain itu juga mempunyai baby shop di rumahnya.

Ditanya anggota Satgas TMMD, Serda Mursidi, terkait akses baru yang sedang dibangun TNI bersama segenap komponen dan masyarakat, ia menyatakan terima kasih. Pasalnya, jika jalan makadam sepanjang 1,6 kilometer dan lebar 3 meter di Dukuh Sigerung, Jatimulya, nantinya sudah jadi dan bagus, akan menjadi akses alternatif dalam menjangkau pedukuhan terdekat di wilayah Purwahamba.

Walaupun hanya makadam, nantinya diharapkan akan diaspal oleh dinas terkait sehingga akan menghemat tenaga, BBM dan mempersingkat waktu tempuh dalam menangani pasien di wilayah desa tersebut.

“Saya sangat terbantu dengan jalan itu nanti Pak, karena setiap hari saya memijat bayi antara 7-9 orang dan menolong melahirkan 2-3 orang di wilayah Kecamatan Suradadi,” ucapnya mengapresiasi.

Sementara ditanya soal kemitraannya dengan bidan desa yang mempunyai fungsi masing-masing dalam pelayanan persalinan, Saidah menyatakan terus menjaga komunikasi dengan baik sehingga tidak terjadi kesalahan dalam proses persalinan. Sebab tujuan kedua profesi ini adalah menurunkan angka kematian ibu dan bayi.

“Kalau kemungkinan besar lahir normal kita tangani pak, tapi yang kira-kira beresiko kita diskusikan dengan bidan untuk penanganan lebih lanjut, termasuk evakuasi ke rumah sakit terdekat,” tegasnya. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.