Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Dugaan Pelanggaran Kode Etik ESD, Menunggu Hasil Tim Ahli

Loading...

Erna Sari Dewi (ESD)
Erna Sari Dewi (ESD)

NusantaraTerkini.Com – Dugaan pelanggaran kode etik dan tata tertib (Tatib) oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu Erna Sari Dewi (ESD) terkesan dingin alias jalan di tempat.

Namun pernyataan ini dibantah Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Bengkulu Imran Hanafi.

“Bukan stop, masih jalan, kita masih menunggu hasil dari tim ahli,” kata Imran, Selasa 30 Agustus 2016.

Politisi Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini menjelaskan, untuk menghasilkan suatu keputusan yang lebih konfrehensif, pihaknya (BK) bekerjasama dengan tim ahli atau pakar.

“Hasil verifikasi dari BK sudah selesai dan sudah kita sodorkan ke tim ahli, sekarang kita menunggu hasil tersebut,” terangnya.

Kenapa melibatkan tim ahli? “Karena jangan sampai kita memutuskan sesuatu atas dasar pandangan kita sendiri, makanya kita melibatkan tim ahli,” tutup Imran.

Sekedar mengingatkan, dugaan pelanggaran kode etik yang ditujukan kepada ESD ini atas dasar laporan dari Aliansi Masyarakat Menggugat Walikota (AMMW) pada Januari 2015 lalu.

Meski sudah berjalan tujuh bulan, namun belum juga ada sebuah keputusan yang menyatakan ESD melanggar atau tidak [NU009]

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.