Dua Warga Angkola Barat Harus Nikmati Dinginnya Jeruji Besi Sel Tahanan

Tapanuli Selatan – AIS (33) dan AAS (38) harus menikmati dinginnya jeruji besi sel tahanan, pasalnya kedua orang ini tersandung kasus penyalahgunaan narkotika jenis ganja dan sabu-sabu. Diketahui AIS warga Desa Simaninggir, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan, sementara AAS warga Desa Aek Nabara Tobotan, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Dari informasi penangkapan kedua tersangka ini dilakukan pada, Rabu (27/2/2019) sekira pukul 00.20 WIB. Dari kedua tersangka, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti.

Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib melalui Kasat Narkoba Polres Tapsel AKP Zulfikar mengatakan, penangkapan terhadap kedua tersangka tersebut atas informasi masyarakat. Dimana petugas mendapat informasi ada seorang laki-laki memiliki narkoba jenis ganja di Desa Panobasan Julu Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan.

“Mendapat informasi petugas (Satres Narkoba) kita pun meluncur ke tempat yang dimaksud untuk melakukan penyelidikan kebenaran informasi tersebut. Sesampai dilokasi petugas melihat seorang lelaki yang mencurikan berdiri (Disebuah kebun salak milik warga). Kemudian petugas mendekatinya, lelaki tersebut mengaku bernama AIS. Saat petugas mengamankan AIS, petugas melihat ada kantong plastik warna hitam jatuh dari badan AIS. Selain ganja petugas juga menemukan barang bukti sabu yang disimpan AIS disebuah bungkus rokok,” terang AKP Zulfikar kepada nusantaraterkini.com, Kamis (28/2/2019).

Lebih lanjut diterangkan AKP Zulfikar, kemudian petugas menyuruh tersangka untuk mengambil dan membuka bungkusan tersebut dan setelah dibuka yang mana isi bungkusan tersebut berisikan ganja.

“Kepada petugas, AIS mengaku narkoba jenis ganja tersebut miliknya. Dari pengakuan AIS saat diinterogasi petugas, ganja tersebut ia beli dari AAS dengan harga Rp. 900.000,” ujar AKP Zulfikar.

Setelah mendapat informasi dari AIS, dikatakan AKP Zulfikar, petugas pun bersama AIS meluncur kekediaman AAS. Dan AAS berhasil diamankan dirumahnya, kepada petugas AAS mengaku bahwa ganja tersebut benar miliknya. Yang mana AIS membeli darinya dengan harga Rp.900.000.

Selanjutnya kedua tersangka berikut barang bukti dibawa ke Satres Narkoba Polres Tapsel guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka ini dibeberkan AKP Zulfikar, Barang bukti dari AIS berupa:
1 bungkus plastik assoy warna hitam yang didalamnya diduga berisikan ganja yang dibalut dengan kertas nasi warna coklat seberat 400 gram. 1 unit handphone merek Xiomi warna putih.
1 bungkus kotak rokok merek Panama yang didalamnya berisikan 1 bungkus plastik klip yang diduga berisi sabu seberat 0,15 gram dan 1 buah kaca pirek.

“Dan dari AAS barang buktinya yaitu 1 unit handphone merek Nokia warna hitam”pungkasnya. (Idham Siregar)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.