Dua ABK Yang Hilang Di Perairan Merauke Belum Ditemukan

NusantaraTerkini.Com, Papua – SatpolAir Polres Merauke bersama Basarnas hingga kini masih mencari dua dari tiga anak buah kapal (ABK) KM. Al Fatah dinyatakan hilang sejak Jumat (2/11/2018) ketika dihantam ombak dan tenggelam disekitar Muara Sungai Maro Kabupaten Merauke.

Polda Papua merilis dua ABK yang dinyatakan hilang hingga hari ini atas nama Kasung (50) dan Nendi (27) warga Gudang Arang Merauke, Papua. Sementara korban selamat diketahui atas nama Syaiful (31).

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH. menerangkan,
berdasarkan keterangan saksi, kapal pencari ikan itu bertolak dari dermaga Gudang Arang sejak tanggal 1 November 2018 lalu pada pukul 17.30 Wit menuju ke perairan Kumbe sambil menjaring ikan.

“Sesampainya di muara Sungai Maro pada 2 Nopember 2018 sekitar pukul 08.00 Wit, perahu mereka dihempas gelombang cukup besar sehingga mengakibatkan perahu terbalik dan tenggelam. Dua hilang dan satu korban atas nama Syaiful berhasil selamat ketika ada perahu nelayan yang lewat,” tambah Kamal, Senin (5/11/2018).

Kata Kamal, tim gabungan Satpolair dan Basarnas masih melakukan pencarian terhadap para korban yang hingga kini belum ditemukan.

“Pencarian dilanjutkan besok (hari ini Red) mengingat keadaan cuaca yang tidak mendukung,” ujarnya.

Diketahui, berdasarkan laporan dari tim di lapangan, kondisi perairan kurang bersahabat dan ombak yang cukup besar.

Pencarian Pada Senin kemarin difokuskan di sekitar muara Sungai Maro hingga muara Sungai Kumbe baik di perairan maupun di pesisir pantai. (Fn)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.