DPRD Tulungagung Setujui Ranperda Tentang APBD TA 2023 Menjadi Perda

Nusantaraterkini.com|Tulungagung – DPRD Kabupaten Tulungagung menggelar rapat paripurna dengan agenda persetujuan bersama terhadap Ranperda tentang APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2023 di ruang Graha Wicaksana Kantor DPRD, pada sabtu (19/11/2022).

Dalam rapat paripurna, seluruh fraksi DPRD menyetujui Rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang APBD Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2023 menjadi Perda.

Ketua DPRD Tulungagung Marsono mengatakan, hasil dari rapat paripurna dapat disimpulkan bahwa semua fraksi pada prinsipnya sependapat dan menyetujui terhadap Ranperda tentang APBD 2023 untuk ditetapkan menjadi Perda Kabupaten Tulungagung.

“Berdasarkan pendapat akhir fraksi-fraksi yang telah disampaikan dapat disimpulkan bahwa semua fraksi pada prinsipnya sependapat dan menyetujui,” kata Marsono.

Sebelumnya, juru bicara Fraksi Partai Gerindra Reno Mardi Putra dalam pandangan akhir fraksinya menyampaikan, setelah memperhatikan masukan atau usulan serta melalui pengkajian yang mendalam, fraksinya menerima dan menyetujui Ranperda tentang APBD tahun anggaran 2023 untuk ditetapkan menjadi Perda.

Meskipun demikian, Fraksi Gerindra tetap memberikan catatan, masukan dan harapan diantaranya adalah Fraksi Gerindra berharap, dengan disahkannya Ranperda tentang APBD Kabupaten Tulungagung tahun 2023 mampu menjadikan pijakan bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan kebijakan fiskal yang lebih baik, untuk mewujudkan keadilan dan efisiensi dalam pengadaan barang dan jasa serta mampu untuk menentukan prioritas belanja daerah.

“Selain itu, fraksi Gerindra berharap, agar dalam fungsi distribusi pada APBD yakni penggunaan anggaran daerah, harus memperhatikan pada rasa keadilan dan juga kepatutan. Hal ini bertujuan untuk membantu DPRD melakukan pertimbangan dari alokasi anggaran dan belanja modal di masing-masing OPD,” kata Reno.

Terkait dengan perencanaan pengadaan barang dan jasa Tahun 2023, Fraksi Gerindra mengingatkan agar direncanakan lebih awal dan segera disosialisasikan semaksimal mungkin termasuk e-katalog lokal guna mempercepat belanja barang dan jasa.

Di tempat yang sama, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota DPRD yang telah bekerja keras untuk mencermati, mengoreksi, dan membahas serta menyempurnakan terhadap ranperda APBD 2023.

Dengan adanya keterbatasan anggaran, maka seluruh program dan kegiatan belum bisa tertampung dalam ranperda APBD 2023, untuk itu Maryoto meminta agar semua pihak mengetahui dan memaklumi kondisi itu.

“Terhadap catatan yang disampaikan oleh Banggar maupun dari fraksi DPRD, selanjutnya akan kami tindaklanjuti. Akan kami laksanakan utamanya yang ada di lapangan dan nanti juga akan kita bahas secara bersama-sama,” katanya.

Atas nama Pemkab Tulungagung, Maryoto juga mengucapkan terimakasih kepada semua fraksi yang telah menyampaikan pandangan akhir terhadap ranperda APBD 2023 dengan penuh arif dan bijaksana.

Dia berharap, pelaksanaan kegiatan dan program yang sudah direncanakan bisa berjalan dengan baik dan lancar untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih baik sesuai dengan visi misi Kabupaten Tulungagung.

“Semoga kerjasama yang baik dan harmonis selama ini tetap terjaga dan berlanjut serta ditingkatkan untuk masa-masa yang akan datang guna mewujudkan Tulungagung yang ayem tentrem mulyo lan tinoto,” tutupnya.

Untuk diketahui, hasil pembahasan bersama antara Banggar DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), komposisi ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2023 adalah sebagai berikut, pendapatan sebesar Rp. 2.575.438.726.127 dan belanja sebesar Rp. 2.735.438.726.127. Surplus atau Defisit sebesar Rp. 160 miliar, penerimaan pembiayaan sebesar Rp. 180 miliar, pengeluaran pembiayaan sebesar Rp 20 miliar. Sedangkan jumlah pembiayaan netto sebesar Rp 160 miliar dan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan atau silpa Rp 0. (Gal/adv)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.