DPRD OKI Gelar Rapat Sengketa Lahan PT. SAML

Ogan Komering Ilir – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Ogan Komering Ilir melaksanakan rapat penyelesaian sengketa lahan antara masyarakat Tirta Mulya Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Oki dengan PT. Selatan Agro Makmur Lestari (SAML).

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari rekomendasi Kanwil BPN Provinsi Sumatera Selatan mengenai permasalahan sengketa lahan Desa Tirta Mulya seluas 1.114 Hektar Kecamatan Air Sugihan dengan PT. SAML.

Saat diwawancarai Budiman selaku anggota DPRD Kabupaten Oki, mengatakan jika hasil mediasi ini nantinya tidak sesuai dengan harapan, maka DPRD mengusulkan untuk menempuh jalur hukum.

Hasil rapat meminta kepada pemerintah daerah Kabupaten Oki dan BPN Kabupaten Oki agar dapat melaporkan verivikasi terhadap tanah yang diklaim oleh masyarakat Desa Marga Tani, Desa Tirta Mulya dan Desa Tepung Sari beserta HGU yang dimilki oleh PT. SAML dilaksanakan paling lambat tanggal 25 Januari 2020.

“Tentunya kami dalam hal ini menyikapi aspirasi rakyat ini tetap mendukung penuh dengan perjuangan masuyarakat dan ada jalan jalan yang ditempuh, untuk saat ini kita tempuh jalur mediasi yang masih memang dilakukan oleh pihak Kabupaten maupun Provinsi bahkan pusat, dan jika nantinya ini sudah mentok mediasi ini kami juga akan coba untuk jalur hukum PTUN dan kami siap bersama masyarakat,” pungkasnya, Jumat (17/01).

Sementara anggota Komite Reforma Agraria Sumatera Selatan (KRASS) Deddy Irawan mengatakan belum puas dengan hasil rapat. Mewakili warga, Deddy mengatakan rapat ini tidak menghasilkan solusi.

“Kita belum puas karena tidak adanya titik terangnya, disebabkan oleh dari pihak PT.SAML bersikeras memasukan akta sedangkan kita memasukan rekomondasi dari Bupati dan DPRD, yang jelas kami menempuh melalui BPN sesuai tanggal 28 Januari nanti finishnya di BPN,” ujar Deddy. (Ondi)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.