DPRD Kota Bengkulu Gelar Paripurna LKPJ APBD 2015

Unsur Pimpinan DPRD Kota Bengkulu dan Wawali

NusantaraTerkini.Com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu, menggelar sidang paripurna dengan agenda mendengarkan jawaban Walikota Bengkulu atas pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Bengkulu, terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota Bengkulu dalam APBD tahun anggaran 2015.

Dalam rapat yang digelar, di gedung Auditorium DPRD Kota Bengkulu ini, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Bengkulu, Erna Sari Dewi,waka I DPRD Kota Bengkulu, Yudi Darmiansyah, waka II DPRD Kota Bengkulu, Tengku Zulkarnain.

Sedangkan dari pihak Pemerintah Kota Bengkulu dihadiri oleh wakil Walikota Bengkulu, Patriana Sosialinda, dan beberapa unsur SKPD dan FKPD pemerintah Kota Bengkulu.

Ada beberapa poin yang disampaikan oleh wakil walikota Bengkulu, Patriana Sosialinda dalam laporan jawaban pemerintahan guna menanggapi pandangan fraksi-fraksi tentang LKPJ APBD tahun 2015 ini.

Anggota DPRD Kota Bengkulu kumandangkan lagu Indonesia Raya

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Bengkulu Erna Sari Dewi mengungkapkan kekecewaannya dalam penyampaian laporan jawaban walikota terhadap pandangan fraksi – fraksi DPRD kota Bengkulu. Pasalnya, hampir sekitar 50% unsur SKPD dan FKPD tidak hadir dalam sidang paripurna tersebut.

“Seharusnya seluruh SKPD dan FKPD harus dihadirkan terlebih dahulu untuk dapat mendengarkan laporan jawaban dalam sidang paripurna ini. Artinya bisa kita pertanyakan, ini efek kerjanya seperti apa?,” tanyanya.

Menurutnya Kenapa ketika dewan ingin mengevaluasi kinerja dari pemerintah kota, pemerintah kota malah tidak mau mendengarkan pandangan fraksi-fraksi. Seyogyanya hal tersebut jelas memberikan efek baik bagi tata kelola pemerintahan Kota Bengkulu.

“Saya juga melihat jawaban yang diberikan Walikota terhadap pandangan dari Fraksi-fraksi DPRD terhadap laporan jawaban LKPJ tahun 2015 ini, sangat begitu formalitas dan sangat tidak memuaskan,” ungkapnya. [NU001/ADV]

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.