Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Ditinggal Merumput, Rumah Dan Gudang Milik Juragan Tembakau Ludes Dilalap Api

Loading...

Sebuah rumah dan dapur milik korban juragan tembakau bernama H.Sati, habis tinggal puing-puing sebab dilalap si jago merah.Ganasnya api juga meludeskan seluruh harta benda yang ada didalamnya.

Tak ayal insiden kebakaran ini membuat panik sejumlah warga sekitar, sebab saat kebakaran berlangsung, hembusan angin sangat kencang juga di dukung cuaca panas, sehingga mereka takut api bisa merembet ke rumah
miliknya terutama yang berdekatan dengan lokasi kejadian.

Musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis (30/7) siang bolong di Dusun Krajan Desa Purwoasri Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember, juga menghanguskan gudang berisi puluhan kwintal tembakau dagangan milik korban serta sejumlah kendaraan roda dua dan sepeda pancal. Akibatnya, korban menderita kerugian sekitar 200 juta lebih.

Beruntung dalam musibah ini tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka, sebab pada saat kejadian berlangsung, pemilik rumah sedang tidak ada di rumah naas.

Menurut keterangan warga, api diketahui berasal dari tungku masak di dapur. Diduga istri korban lalai, usai memasak Ia langsung pergi merumput ke sawah, tanpa meneliti terlebih dahulu jika tungku masak masih belum padam sepenuhnya.

Awalnya api diketahui sekitar pukul 12.00 WIB oleh Marzuki salah satu anak korban yang kebetulan letak rumahnya persis didepan rumah orang tuanya.Ia pertama kali yang mengetahui kebakaran ini hingga api merembet ke dapur miliknya.

“Awalnya saya sedang bersih-bersih kandang, 3 sapi saya keluarkan terus saya mengisi kamar mandi habis itu saya masuk ke dalam untuk makan, ” ujar Marzuki.

Marzuki menceritakan, saat sedang istirahat dirumahnya, tiba-tiba terdengar bunyi letusan bambu yang terbakar.Merasa curiga Marzuki langsung keluar dan mencari sumber letusan.

Ternyata benar, sesampainya di sumber letusan, tepatnya di dapur milik orang tua dilihatnya api sudah membesar dan meluluh lantakan seluruh dapur serta isinya.

Melihat api yang semakin membesar, Marzuki berteriak-teriak meminta pertolongan warga sekitar.Seketika itu, warga pun berduyun-duyun mendatangi tempat kejadian dan membantu memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya.

“Tetangga kanan kiri dengan menggunakan alat seadanya beramai-ramai memadamkan api, namun karena api semakin membesar hingga tidak bisa tertolong lagi, ” katanya.

Dipicu angin kencang dan kondisi matahari terik, lanjut Marzuki, api semakin membesar dan merembet ke rumah utama dan gudang hingga dapur miliknya.

Marzuki menambahkan, Ia di bantu tetangga rupanya tidak mampu untuk menjinakkan amukan si jago merah yang semakin lama semakin membumbung tinggi.Hingga tidak lama kemudian petugas kepolisian dan TNI setempat datang ke lokasi dan bergabung dengan warga untuk berusaha memadamkan api, namun hasilnya sia-sia

Satu jam kemudian regu pemadam kebakaran dari posko Ambulu datang ke lokasi dengan 2 mobil pemadam kebakaran serta beberapa personil petugas.

Komandan regu pemadam kebakaran posko Ambulu, Samsul saat tiba dilokasi mengaku kesulitan karena akses masuk ke lokasi kebakaran sangat sempit sehingga mobil pemadam terpaksa parkir di jalan dengan jarak lokasi yang cukup lumayan jauh.

“Selain itu banyaknya masyarakat yang ingin mendekat malah membuat kesulitan kami masuk ke lokasi, belum lagi kencangnya hembusan angin membuat kobaran api merambat dari dapur ke rumah utama,” kata Samsul.

Kini petugas kepolisian Gumukmas masih berupaya mengetahui secara pasti penyebab kebakaran dan kerugian yang diakibatkanya, dengan meminta keterangan korban dan saksi-saksi. (Tahrir)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.