Ditargetkan 2024 Jalan Trans Enggano Sepanjang 32,82 Kilometer dan Infrastruktur Penunjang Selesai Dibangun

Bengkulu, Nusantaraterkini.com – Pemerintah Provinsi Bengkulu, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), memastikan bahwa progres pembangunan infrastruktur jalan trans Enggano di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, terus berlanjut. Proyek ini mencakup total jalan sepanjang 32,82 kilometer dan infrastruktur lainnya, termasuk jembatan.

Tejo Suroso, Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu, menyatakan bahwa pembangunan jalan trans Enggano sesuai dengan target pemerintah pusat dapat selesai pada tahun 2024. Tahap pertama proyek ini telah menyelesaikan sekitar 13,5 kilometer, dan saat ini, kementerian terkait sedang bekerja sama untuk menyelesaikan pembangunan di pulau terluar Bengkulu.

“Sekitar dua ratus miliar sudah berkontrak untuk melanjutkan pembangunan jalan sepanjang 32 kilometer, dan diharapkan akan selesai pada tahun 2024,” ungkap Tejo.

Selain alokasi anggaran sebesar Rp 200 miliar untuk jalan trans Enggano yang dikerjakan oleh Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), beberapa proyek infrastruktur lainnya juga mendapat alokasi anggaran. Proyek irigasi yang dikerjakan oleh Balai Sungai Sumatera memiliki anggaran sekitar Rp 10 miliar, sementara proyek pembangunan jalan lingkungan di kawasan pemukiman oleh Balai Cipta Karya mendapat alokasi anggaran sekitar Rp 10 miliar.

“Jadi kementerian sedang bekerja sama untuk pembangunan di Enggano,” tambah Tejo.

Setelah pengerjaan selesai, Tejo menjelaskan bahwa akan ada masa pemeliharaan selama dua tahun oleh kementerian terkait untuk memastikan kualitas infrastruktur yang telah dibangun.

“Setelah pengerjaan, ada masa pemeliharaan selama dua tahun oleh kementerian, setelah dua tahun baru diserahkan kembali kepada pihak provinsi,” pungkas Tejo.

Sementara itu Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Bengkulu Herwin Suberhani menekankan agar para rekanan kontraktor untuk mempercepat pengerjaannya agar warga disana bisa menikmatinya sehingga dapat menumbuhkan perekonomian. “Kita dorong rekanan kontraktor untuk mempercepat pengerjaannya apalagi akan memasuki musim penghujan,” pungkasnya.(Adv)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.