Dinsos Paluta Labelisasi Rumah KPM PKH dan BPNT

Paluta, Nusantaraterkini.com – Rumah keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dilabelisasi.

Kepala Dinas Sosial Paluta Ongku Bangsawan Hasyim Harahap S.Sos melalui Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Mukhtar Leo Harahap didampingi Koordinator PKH Paluta Irdan Hidayat Harahap mengatakan, pelabelan dilaksanakan sejak bulan September lalu hingga sekarang.

Leo menyebutkan, pelabelan melibatkan seluruh pendamping PKH Paluta, pegawai honorer Kemensos kabupaten Paluta beserta petugas Dinas Sosial yang berkoordinasi dengan perangkat desa setempat.

Menurutnya, labelisasi diharapkan mampu menyadarkan penerima untuk menggunakan bantuan sebaik mungkin.

”Semoga penerima manfaat bantuan yang sudah sejahtera banyak tersadarkan serta mau keluar dari bantuan PKH atau istilahnya graduasi mandiri,” kata Leo di ruang kerjanya, Rabu (25/11).

Kegiatan labelisasi ini disebut-sebut sebagai upaya menurunkan tingkat kemiskinan di Kabupaten Paluta, sesuai dengan arahan dan program pemerintah RI melalui Kemensos.

Senada diungkapkan koordinator PKH Paluta, dengan adanya labelisasi, tentu masyarakat bisa menilai sendiri layak atau tidaknya pemilik rumah tersebut menerima bantuan.

“Kalau rumahnya bagus, punya pekerjaan tetap, motor banyak tetapi penerima PKH atau BPNT, nantinya mereka dengan sendirinya akan mundur,” jelas Irdan.

Dan warga yang mengundurkan diri akan dikeluarkan dari data penerima untuk selanjutnya diisi dengan KPM yang baru pada saat dilakukan verifikasi data oleh petugas.

Irdan berujar, pelabelan didampingi petugas dari pemerintahan desa setempat dan disetujui oleh pemilik rumah yang merupakan KPM, jika yang bersangkutan tidak setuju rumahnya dibuat label, petugas akan mengajukan agar KPM tersebut membuat surat pengunduran diri secara resmi.

“Kita menargetkan pelabelan selesai secara keseluruhan pada akhir bulan ini agar segera dilakukan verifikasi dan pemutakhiran input data terbaru penerima manfaat,” pungkasnya. (AYH)

Rekomendasi
Loading...

Ruangan komen telah ditutup.