Dinkes Kabupaten Pemalang Lakukan Fogging di TMMD Jatiroyom (232)

Pemalang – Guna mengantisipasi penyakit Demam Berdarah (DBD) dan mendukung pembangunan TNI agar manfaat TMMD Reguler 104 Kodim 0711 Pemalang benar-benar dirasakan warga Desa Jatiroyom Kecamatan Bodeh, Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang memberikan semprotan fogging.

Dibenarkan Arum Setiawan, Staf Umum Dinas Kesehatan Kabupaten selaku tertua dalam pengasapan tersebut bahwa, asap fogging berfungsi untuk membunuh nyamuk dewasa penular DBD (aedes aegypti) dan dilakukan kepada daerah-daerah yang rentan. Hal sama juga dilakukan di Desa Wanamulya Rt/Rw. 01-06 Kecamatan beberapa hari yang lalu (9/3) atas permintaan masyarakat karena ditemukan enam orang terjangkit DBD.

“Asap untuk fogging nyamuk sudah diracik sedemikian rupa sehingga tidak membahayakan manusia atau hewan peliharaan. Kandungan insektisida dalam gas tersebut sangat minim sehingga hanya mampu membunuh serangga sekecil nyamuk,” ungkapnya, Minggu (17/3/2019).

Sementara menurut keterangan Kepala Puskesmas Rawat Jalan Jatiroyom, Tunijah (55), untuk sasarannya meliputi RT 07 yang berjumlah 21 rumah dan RT 06 sebanyak 60 rumah di Dusun Kaliwadas Jatiroyom.

“Walaupun belum terindikasi DBD namun semua warga menginginkan wilayahnya aman. Ini sebagai langkah antisipasi penularan nyamuk yang biasa menggigit di siang hari dan hidup di lingkungan yang bersih seperti bak mandi dan tempat-tempat penampungan air lainnya,” jelas Tunijah.

Lanjut dijelaskannya, belum ada vaksin yang dapat mencegah seseorang terkena virus dengue tersebut hanya tindakan pencegahan. Setiap tahun, sekitar 50–100 juta orang terkena demam dengue. Penderitanya akan mengalami kulit kemerahan yang tampak seperti campak dan nyeri hebat termasuk di persendian dan kepala. Untuk kasus parah yang mengancam jiwa, menyebabkan perdarahan, kebocoran pembuluh darah menurunkan trombosit (zat pembeku darah) serta sindrom renjat dengue yang menyebabkan tekanan darah rendah. (Rusg Pendim Pemalang/Aan).

Rekomendasi
Loading...

Ruangan komen telah ditutup.