Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Dinas Pendidikan OKU Selatan, Ikuti Peluncuran Merdeka Belajar dan Guru Penggerak Secara Virtual

Loading...

Oku Selatan, Nusantaraterkini.com- Pemerintah Daera Kabupaten Ogan Komering Ulu ( OKU) Selatan, ikuti Peluncuran merdeka belajar Episode V pendidikan guru penggerak secara Virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, bertempat di Ruang Vidcon dinas Kominfo, Jumat ( 03/07/2020)

Hadir dalam kegiatan peluncuran Merdeka Belajar Episode V Kemendikbud secara Virtual tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda OKU Selatan Joni Rafles, AP., M.Si.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU Selatan Zulfakar Dhani, S.Sos.,M.M. dan Perwakilan Kepala Sekolah PAUD, SD dan SMP, serta UPT dan Pengawas.

Dalam kesempatan ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim meluncurkan, kebijakan merdeka belajar episode V yakni guru penggerak secara daring di Jakarta.

Dalam sambutannya Mendikbud menyampaikan, bahwasannya Program Guru Penggerak merupakan program terpenting di dalam Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Karena mau sebaik apapun teknologi pendidikan, sebaik apapun kurikulum, infrastruktur pendidikan, tidak bisa menggantikan peran Guru Penggerak untuk mentransformasi budaya sekolah kepada pembelajar,” ujar Nadiem

Mendikbud menambahkan Guru Penggerak merupakan ujung tombak, karena dia yang menggerakkan pendidikan secara riil, oleh karena itu reformasi pendidikan di tanah Air, harus berawal dan berakhir kepada guru yang memimpin unit-unit pendidikan maupun guru kelas.

Nadiem juga menjelaskan, Guru Penggerak merupakan ujung tombak transformasi pendidikan di tanah Air. Guru Penggerak berperan penting dalam mencapai tujuan Merdeka Belajar yakni Pelajar Pancasila yang memiliki tujuh kriteria yakni beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, kreatif, gotong royong, berkebhinekaan global, bernalar kritis, dan mandiri.

“Guru Penggerak sebenarnya adalah program pelatihan, identifikasi, pembibitan, calon pemimpin pendidikan di masa depan. Mereka adalah agen perubahan, yang pada masa depan menjadi calon kepala sekolah, calon pengawas, dan calon pelatih guru,” terang dia.

Guru Penggerak memiliki perbedaan dengan guru yang baik, yang mana Guru Penggerak mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, menjadi pelatih bagi guru yang lain agar pembelajaran dapat terpusat pada murid, menjadi teladan dan agen perubahan dalam ekosistem pendidikan.

“Guru yang baik hanya berkinerja di dalam kelasnya, namun Guru Penggerak memiliki dampak lain. Memiliki dampak pada guru yang lain, pada sekolahnya dan juga menjadi obor pada unit pendidikannya. Bahkan di luarnya,” kata Nadiem lagi.

Kemendikbud melakukan rekrutmen calon Guru Penggerak baik guru PNS maupun guru honorer. Lalu akan ada program pendidikan calon Guru Penggerak, dan setelah lulus menjadi generasi baru pemimpin pendidikan.

Pembukaan pendaftaran Guru Penggerak yakni 13 Juli hingga 22 Juli 2020. Kemudian seleksi 23 Juli hingga 30 Juli. Seleksi tahap dua 31 Agustus hingga 16 September. Pengumuman calon Guru Penggerak 19 September 2020, dan pelaksanaan pendidikan Guru Penggerak pada 5 Oktober 2020 hingga 31 Agustus 2021.(Suardi)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.