Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Dihari Pertama Ops Patuh Nala 2020, Polantas Bengkulu Temukan 413 Pelanggar

Loading...

BENGKULUHari pertama Pelaksanaan Operasi Patuh Nala 2020 yang digelar oleh Polda Bengkulu dan Polres Jajaran, berhasil menemukan 413 pelanggaran lalu lintas yang dilakukan oleh Pengendara baik pengendara roda 4 maupun roda 2.

Pada pelaksanaan operasi Patuh nala hari pertama kemarin ( Kamis, 23/07/20 ) Personil Ditlantas Polda Bengkulu melakukan 806 kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan ketertiban pengendara dalam berlalu lintas. Adapun kegiatan yang dilakukan terdiri dari kegiatan preemtif sebanyak 402 kegiatan berupa himbauan melalui Media Cetak sebanyak 10 Kali, himbauan melalui Media Elektronik sebanyak 10 Kali, himbauan melalui Medsos sebanyak 177 Kali, himbauan ditempat Keramaian sebanyak 16 Kali , himbauan melalui Spanduk sebanyak 16 Kali, serta himbauan melalui Stiker sebanyak 98 Kali.

Selain kegiatan premtif, Ditlantas Polda Bengkulu juga melakukan kegiatan Preventif sebanyak 404 kegiatan berupa Pengaturan lalulintas 239 kali, kegiatan Penjagaan 31 Kali, kegiatan Pengawalan 7 Kali, serta kegiatan Patroli 127 Kali.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H., mengungkapkan dari 806 kegiatan yang dilaksanakan dalam operasi patuh nala hari pertama, Pihaknya berhasil menemukan 413 pelanggaran lalu lintas yang terjadi dan langsung di berikan tindakan kepada pengendara.

” Kami berikan tindakan Tilang sebanyak 135 dan tindakan Teguran sebanyak 278 kepada pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran lalulintas. ” Ungkap Kabid Humas Polda Bengkulu ketika diwawancarai di Ruang Press Room Bid Humas Polda Bengkulu Hari ini ( 24/07/20 ).

Kabid Humas Polda Bengkulu menambahkan, Dalam gelaran Ops Patuh Nala 2020. Selain menyasar para pelanggar lalulintas, Pihaknya juga Melaksanakan Pembagian Masker Kepada Masyarakat Yang tidak Menggunakan Masker Saat Beraktifitas di Luar Rumah guna penanggulangan penyebaran virus Covid – 19 yang sampai saat ini masih menjadi Pandemi.

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.