Diduga Peras Kepala Sekolah SD Di Palas Oknum LSM Di Tangkap

NusantaraTerkini.Com, Padang Lawas – Oknum LSM berinisial IMH yang diduga memeras Kepala Sekolah Dasar di Kabupaten Padang Lawas berhasil diamankan Sat Reskrim Polres Tapsel dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) dari tersangka petugas mengamankan sejumlah barang bukti, berupa amplop berisi uang tunai dan juga kartu pengenal bed nama berwarna merah LSM JPKP (Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan) milik tersangka.

Dimana kronologi Operasi Tangkap Tangan ini pada Senin 07 Januari 2019 sekira pukul 09.00 WIB Team Opsnal Polres Tapsel yang dipimpin oleh Kanit II Ekonomi Ipda Aswin mendapatkan informasi, bahwa LSM LI Tipikor akan melakukan pemerasan terhadap seluruh Kepala Sekolah SD se Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas dengan cara membuat surat investigasi tindak pidana korupsi yang ditujukan kepada Kepala Sekolah. Selanjutnya meminta sejumlah uang kepada seluruh Kepala Sekolah.

Dari informasi motif dari IMH ini dia melayangkan surat klarifikasi hasil investigasi terkait penggunaan Dana Bos Kepada Kepala Sekolah Dasar se Kecamatan Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas dan diduga memintai uang, jika tidak mau maka kasus akan di lanjutkan ke penegak hukum.

Kapolres Tapsel AKBP Irwa Zaini Adib melalui Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Antonius Alexander Putra membenarkan penangkapan terhadap IMH ini.

“Iya benar IMH telah kita amankan. Tersangka dan barang bukti kita amankan pada Senin 07 Januari 2019 yang lalu sekira pukul 15.20 WIB.”terang AKP Antonius Alexander Putra lewat pesan WhatsApp-nya kepada wartawan, Minggu(13/01/2019).

“Pada Senin 07 Januari 2019 sekira pukul 15.30 WIB, IMH menerima uang sebesar Rp 7 juta  (Tujuh Juta Rupiah) dari seluruh Kepala Sekolah SD se Kecamatan Ulu Barumun yang diserahkan oleh Emri Nasution, Sonang dan Panyahatan Hasibuan. Setelah diserahkan uang tersebut, kemudian team Opsnal melakukan Operasi Tangkap Tangan terhadap IMH dan menyita barang bukti uang sebesar Rp 6,9 juta (Enam Juta Sembilan Ratus Ribu Rupiah) berada dalam tiga amplop” papar AKP Antonius Alexander Putra.

Dikatakan AKP Antonius Alexander Putra, sesuai pengakuan tersangka di hadapan penyidik,ternyata aksi ini tidak dilakukan sendiri.

“Tersangka IMH adalah suruhan dari ketua LSM LI Tipikor atas nama Dorlan yang hingga saat ini masih buron dan atas perbuatan tersangka akan kita jerat dengan pasal 368 ayat 1. Dengan ancaman hukuman maxsimal 9 tahun.
Kita akan terus melakukan pengembangan. Dan terkait hal ini kita akan melakukan pemeriksaan terhadap 14 orang Kepala Sekolah SD.

Untuk barang bukti yang diamankan sebesar Rp.6,9 juta dengan rincian di tiga amplop tersebut, amplop I dengan rincian uang sebesar Rp.3 juta, amplop ke-II dengan rincian uang sebesar Rp.2 juta dan amplop ke-III dengan rincian uang sebesar Rp.1,9 juta.Dan dimana amplop tersebut bertuliskan nama-nama SD. Selain uang tersebut petugas juga mengamankan 1 unit Handphone bermerek Oppo serta 1 unit mobil Inova dan 1 buah kartu pengenal bed nama berwarna merah LSM JPKP ( Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan) milik tersangka.(Idham Siregar).

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.