Dewi Coryati: UMKM di Bengkulu Belum Bisa Berkembang Maksimal

NusantaraTerkini.Com, Bengkulu – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI sebut UMKM di Bengkulu belum bisa berkembang secara maksimal. Hal itu lantaran adanya beberapa kendala.

Disampaikan Dewi Coryati, Anggota DPR RI Komisi X, Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang ada di Bengkulu sudah masuk dalam kategori banyak, namun disebabkan beberapa kendala, sehingga UMKM di Bengkulu belum bisa dikatakan berkembang. Sebab kata Dewi, tidak adanya pendampingan dalam hal membuat kemasan, proses pengemasan, pengolahan, memanen, pemasaran, serta modal.

“Saya melihat bahwa UMKM di Bengkulu ini cukup banyak tetapi belum bisa maksimal berkembang, karena tidak adanya pendampingan dalam hal packaging, bagaimana melakukan pengolahan paska panennya, membuat kemasan, cara memasarkan, dan yang terakhir adalah modal,” ujar Dewi.

Dewi menjelaskan, modal dalam usaha bukan kendala pertama, melainkan pelaku usaha yang pernah menjalankan UMKM sebelumnya minimal 2 tahun, ini dianggap sebagai peningkatan sebuah bisnis, beda halnya dengan pelaku usaha yang baru menjalankan usaha kurang dari 2 tahun, karena bila pelaku usaha tidak bisa bertahan selama 2 tahun, maka dianggap bisnis tersebut tidak akan berkembang.

“Modal itu bukan hal pertama yang menjadi hambatan tetapi itu adalah baik kalau anda sudah bisa berkerja selama 2 tahun dan sukses. Kalau 2 tahun tidak bertahan biasanya bisnis ini kedepannya kurang bagus. Kalau sudah 2 tahun, bahwa barulah modal ini berperan untuk meningkatkan bisnis mereka,” katanya.

Lebih lanjut, peserta dari UMKM di Bengkulu mayoritas kuliner dan banyak diikuti oleh perempuan. Dengan peserta yang mayoritasnya perempuan ini, bisa menghemat waktu dengan bekerja di rumah dan bisa mendapatkan penghasilan tambahan bagi keluarga.

Selain itu, Dewi merasa bangga kepada pimpinan Provinsi Bengkulu yang telah mendorong UMKM makanan tradisional khas Bengkulu.

“Saya juga turut bangga dan saya ingin menyampaiakan apresiasi saya kepada bapak Gubernur yang telah mendorong UMKM makanan tradisional khas Bengkulu. Di mana sekarang semua kegiatan yang menggunakan dana dari Pemda itu harus menyediakan makanan berupa kue khas Bengkuluu dan minuman Jeruk Kalamansi,” tutupnya. (Nindri/Cw2)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.