Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Dewan Kota Galau Terkait Mobnas Lurah

Loading...

IMG_20160427_183935-1BENGKULU – Sikap plin-plan ditunjukan oleh wakil rakyat kota Bengkulu, menyikapi rencana walikota, Helmi Hassan memberikan mobil dinas kepada 67 Lurah se-kota Bengkulu. Seolah engan mengambil resiko, 5 orang anggota Dewan mengambil sikap “antara setuju dan tidak setuju”  alias galau. Hal ini terungkap pada hearing antara Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhamadiyah Bengkulu dan anggota DPRD Kota Bengkulu.

Wakil Ketua I, Yudi Darmawansyah selaku pimpinan rapat, tidak berani menentukan sikap setuju atau tidak setuju terkait rencana pemberian mobnas untuk Lurah tersebut.

“Kami belum setuju, nanti kalau ada aturan, kami ikuti aturan yang ada, kami tidak mau menandatangani notulen rapat yang berisi pernyataan sikap untuk menolak keinginan eksekutif memberikan mobil dinas”, ungkap Yudi yang diamini anggota lainnya.

Dalam hearing yang berlangsung panas, tiba-tiba Yudi Darmawansyah, menutup rapat dengan tiba-tiba, ketika Mahasiswa meminta para anggota dewan menandatangani notulen rapat, bukannya menanda tangani notulen rapat, Yudi Darmawansyah menutup rapat secara arogan dan tidak demokratis.

Wakil Presiden BEM UMB Fahruri tak kuasa menahan rasa kecewanya terhadap sikap dewan yang tidak jelas dan cari aman.

“Mereka itu wakil rakyat atau wakil penguasa kota, mereka sama sekali tidak berpihak kepada rakyat, sudah jelas sekali bahwa ide membelikan Lurah mobnas adalah ide yang irasional, melanggar peraturan tentang batasan jabatan yang berhak mendapatkan mobnas”.

“Ungkapan DPRD Kota yang menyatakan belum setuju adalah omong kosong, tidak berani bertanggung jawab dengan kata-kata yang diungkapkan”, tambah Ruri.

Sementara itu Presiden BEM UMB, Angger Saputra menambahkan, “mereka anggota dewan seharusnya berpikir sedikit cerdas, APBD kita yang kecil hendaknya digunakan untuk kepentingan rakyat langsung, bukan untuk Lurah”. (NU001)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.