Cipayung Plus Unjuk Rasa Tolak PLTU Teluk Sepang

Bengkulu – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus menggelar aksi unjuk rasa di depan pintu PLTU Teluk Sepang, Senin (23/12/2019). Mahasiswa meminta PLTU Teluk Sepang ditutup karena dianggap mencemari lingkungan.

“Bahwasanya PLTU ini memang benar mengancam masa depan maka dari kami mengambil sikap bahwa PLTU ini sangat berdampak berbahaya untuk kedepannya,” kata Elekusman Selaku dari Kordinator Lapangan.

Dalam aksi ini mahasiswa menyampaikan tiga tuntutan, meminta kepada PLTU bisa bertanggung jawab atas kematian hewan laut yang dilindungi, meminta pihak PLTU menindak dan mengevaluasi penyaringan pembuangan limbah PLTU tersebut dan PLTU harus menghentikan pekerjaannya sampai batas waktu yang ditentukan.

“Jika aksi hari ini tidak di indahkan kami akan menurunkan massa dengan jumlah lebih besar,” papar Elekusman

Disisi lain, Kapolres Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak mempersilahkan mahasiswa untuk melakukan aksi. Namun ia menegaskan mahasiswa harus menaati aturan.

“Silahkan saja karena ini memang sudah dapat keputusan dari pengadilan bahwa sebelumnya juga pihak warga juga menggugat namun pengadilan memenangkan pemerintah. Berarti secara hukum PLTU ini sah karena memang negara kita ini negara hukum yang harus mengikuti aturan,” ujarnya. (Silpah)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.