Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Cegah Konflik Terkait Jenazah Covid-19, Satgas Bersama Tokoh Agama Jember Gelar Rakor

Loading...

JEMBER- Tim Gugus tugas percepatan penanganan Covid – 19 kabupaten Jember bersama tokoh Agama terkait penanganan penularan jenazah di tengah masa pandemi Covid -19, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di pendopo  Wahyawibawagraha Kabupaten Jember, kamis (27/8).

Hadir dalam Rakor tersebut  Komandan Kodim 0824 Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin yang dalam hal ini bertindak sebagai Wakil ketua Gugus tugas percepatan penanganan covid 19, ketua MUI Jember Prof Halim Subahar, Ketua PCNU Kencong Zainul Gulam, Ketua Muhammadiyah Jember dan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) serta kepala rumah sakit  yang menangani pasien Covid -19.

Menurut Ketua MUI Jember Prof Halim Subahar untuk menjaga terjadi Konflik di masyarakat terkait adanya Jenazah Covid -19 pihak terkait dalam dalam hal ini pihak Rumah sakit yang menangani pasien Covid – 19 harus memperlihatkan Prosesi perawatan Jenazah Covid – 19 mulai dari memandikan Jenazah, mengkafani, Menyolatkan sampai mengkuburkan Jenazah.

” Yang terpenting di masyarakat atau orang yang berstatus perwakilan ahli waris jenazah mengetahui prosesi perawatan Jenasah, sudah tetap menggunakan Protokol Covid, saya kira hal itu di terima oleh keluarga maksimal oleh masyarakat, hal itu untuk menjaga adanya konflik di masyarakat.” ujarnya

Ketua PCNU Kencong yang Zaenul Gulam untuk mempermudahkan petugas medis untuk mengetahui cara memandikan Jenazah di saat pandemi (Covid-19) yang sesuai Syariat yang juga tidak mengindahkan atau tetap sesuai Protokol Covid-19, tim gugus percepatan penanganan covid – 19 membuat Video tentang semua prosesi perawatan Jenasah Covid-19.

” Dan itu di sosialisikan ke masyarakat atau membuat ruangan khusus di RS untuk penanganan Jenazah Covid -19 yang dapat dilihat oleh perwakilan ahli waris (terlihat dari kaca) proses perawatan Jenazah.” ungkapnya

Hal senada juga disampaikan ketua Palang Merah Indonesia H.M.Zaenal Marzuki, sebelum membawa jenazah yang meninggal karena Covid – 19, terlebih dahulu kita harus melihat Kultur dari masyarakat setempat atau dimana tempat tinggal jenazah yang meninggal karena terjangkit Covid – 19.

Sementara itu Wakil Ketua Gugus percepatan penanganan Covid – 19 Jember Dandim 0824 Jember Letkol. Inf La Ode M.N mengatakan Rakor tersebut bertujuan untuk mensatukan Presepsi terkait penangan Jenasah pasien Covid -19, karena selama ini masih ada kejadian tarik menarik jenazah Covid-19 dengan masyarakat.

” Sehingga nantinya tidak ada lagi  kejadian tarik menarik jenasah dengan masyarakat.” ujar Dandim 0824 Jember yang akrab di sapa La Ode.

” Alhamdulillah setelah berdiskusi bersama tokoh agama kita mendapat poin poin atau langkah – langkah apa yang harus di lakukan oleh petugas gugus percepatan penanganan Covid – 19, sehingga tidak lagi terjadi konflik tarik menarik Jenazah dengan masyarakat atau Ahli waris.” katanya (Tahrir).

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.