Terbit : 23 Oktober, 2019 - Jam : 22:49

Bupati Karo: Era Globalisasi, Lakonta Dapat Lebih Baik Bermitra dengan Pemda

Loading...

KARO – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Lembaga Adat dan Budaya Karo (Lakonta) yang digelar di Pendopo Rumah Bupati Karo, Rabu (23/10/2019) berlangsung meriah penuh keakkraban, karena dibarengi dengan pelantikan pengurus Lakonta tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan se-Kabupaten Karo.

Bupati Karo Terkelin Brahmana dalam kata sambutan tidak lupa menyampaikan ucapan selamat hari ulang tahun Lakonta yang ke-1. Semoga dengan usianya yang ke 1 ini, Lakonta terus berkembang dan menjadi mitra yang terbaik bagi Pemda Karo. Karena selama ini telah memperkenalkan, mengembangkan dan mempertahankan budaya Karo kepada masyarakat luas.

“Sejalan dengan era informasi dan perkembangan global, kita berada pada posisi yang saling membutuhkan. Berbagai perbaikan infra dan supra struktur pranata kehidupan kebangsaan, harus saling mengisi,”ujarnya.

Sebab, pada satu sisi harus berhadapan dengan pengaruh perkembangan yang begitu pesat. Sementara disisi lainnya, harus mempertahankan jati diri bangsa. Untuk itu kedepannya, Lakonta dapat membuat program agar bisa bersinergi dengan Pemda Karo.

“Acara setiap tahun supaya diselenggarakan, namun lebih dikemas lagi, agar bisa mendorong atau menumbuhkan semangat,”ujar Terkelin.

Sementara Ketua Umum Lakonta, Drs. Sarjani Tarigan didampingi Ketua AKBP Heppy Karo-karo mengatakan jika Lakonta mempunyai peran yang sangat strategis dalam pembangunan masyarakat Kabupaten Karo, sebagaimana reambul Lakonta yaitu menggali, melestarikan dan mengembangkan adat budaya Karo dari generasi ke generasi. Begitu juga sebagai media inkulturasi, advokasi dan pusat informasi serta apresiasi budaya Karo.

Sejalan dengan itu, sebutnya lagi, Lakonta akan memberikan dinamika kehidupan kemasyarakatan di daerah. Pada dasarnya masyarakat memiliki jiwa patriotisme dan semangat kebangsan yang tinggi. Penuh kekerabatan dan sangat menghargai nilai-nilai adat istiadat dengan ikatan merga silima, rakut sitelu, tutur siwaluh dan perkaden-kaden sepuluh dua tambah sada.

“Kendati demikian, suasana kekerabatan masyarakat Karo dikenal sangat familiar dan dapat menerima semua etnis suku, agama, ras dan bangsa sebagai saudara. Inilah semboyan dalam tatanan kehidupan di suku Karo yang dikenal dengan musyawarah (Runggu) dan menjadi landasan utama dalam menjalankan roda Lakonta,”jelas Sarjani diamini Heppy Karo-karo.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Forkopimda, Ketua AKBP Heppy Karo – karo, Ketua Harian Drs. Ismail Ginting, Bendahara Drs. Kenan Ginting, Sekretaris Adil Purba, Kordinator Umum Malem Ukur Ginting dan para pengurus kecamatan dan desa/kelurahan. (Anita)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.