Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Bupati Jember Minta Buktikan, Penerima Beasiswa Bukan Untuk Hamburkan Uang Negara

Loading...

Jember- Bupati Jember meminta kepada Mahasiswa khususnya penerima Beasiswa untuk membuktikan, jika uang negara yang telah mereka terima selama ini tidak untuk dihambur-hamburkan.

“Buktikan, penerima beasiswa bukan untuk menghamburkan uang negara, tetapi generasi terbaik bagi bangsa,” tegas Bupati Faida saat memberikan materi secara daring seputar Covid-19, kepada mahasiswa baru dalam acara Pengenalan Kehidupan Kampus (PK2) di Poltek Jember, Selasa, (15/9).

Diketahui Poltek Jember sendiri, termasuk salah satu dari tiga perguruan tinggi yang mahasiswanya mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Jember.

Selain itu, Bupati mendorong mahasiswa baru agar menjadi mahasiswa tangguh dalam masa pandemi Covid-19.

“Harus tahu kegiatan apa yang boleh atau tidak dilakukan, karena kuliah pun dilakukan secara daring,” tutur Bupati Faida.

Menurut Bupati Faida, para mahasiswa tidak memiliki pilihan selain mematuhi protokol Covid-19. “Jika kuliah saja daring, jangan sampai ketika keluar rumah tidak menggunakan masker, tidak jaga jarak, dan tidak cuci tangan,” pesannya.

Bupati Faida berpesan agar mahaiswa bisa melihat kegiatan yang berisiko rendah atau tinggi, supaya bisa mengendalikan diri. “Dan bisa menjadi penyambung edukasi kepada masyarakat,” tegasnya.

Mahasiswa harus memahami, menggunakan masker adalah bagian menjaga diri dan menjaga orang lain. Situasi yang terjadi saat ini hanya bisa tertangani apabila ada kesadaran dari masyarakat Indonesia.

“Mahasiswa harus memberikan teladan dan contoh bagi lingkungannya. Mahasiswa harus bisa menjadi agen protokol Covid-19 kepada masyarakat,” ujar Bupati Faida.

Bupati Faida menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Poltek Jember karena telah membuat sarana cuci tangan dengan alat yang canggih, tanpa harus menggunakan tangan, serta membuat robot penyemprot disinfektan.

“Hal tersebut menjadi monumen kepedulian mahasiswa menggunakan ilmu pengetahuan untuk kebutuhan lingkungan,” ucapnya. (Tahrir)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.