Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Bupati Faida Kepincut, Usai Cicipi Produk Olahan Asli Desa Mayangan

Loading...

JEMBER- Usai menyerahkan secara simbolis kepada beberapa petani penerima Kartu Tani, Bupati Jember dr. Hj.Faida MMR melihat pameran UMKM produk makanan olahan, asli hasil karya ibu-ibu Posyandu dan PKK Desa Mayangan yang dikelola Bumdes setempat.Selasa, (15/9).

Ada bermacam-macam produk yang di tampilkan, seperti Sirup Buah Mangrove, Dodol Pepaya, Usus Pepaya, Lontong Asolole, Bandeng Selimut, Kuthuk Gledek, dan Bebek Frozen.Kesemuanya merupakan produk lokal daur ulang hasil pertanian dan peternakan.

Bupati pun kepincut dibuatnya, saat mencicipi satu persatu produk olahan tersebut.Katanya, ini produk olahan yang benar-benar kreasi, yang tidak ditemukan di tempat lain.

“Saya akan ambil beberapa produk ini untuk menjadi suguhan dan andalan pendopo Bupati Jember, ” Kata Bupati Faida.

Bupati sangat yakin dan optimis, dengan sentuhan sedikit dibantu Pemerintah untuk pendistribusianya, maka produk ini bisa menembus pasar nasional.

“Kita akan bantu termasuk permodalan, pemasaran maupun distribusi, ” Tegasnya.

Bupati menyarankan, produk ini sudah saatnya mereknya dipatenkan.Ia menilai, ini adalah produk yang luar biasa.

” Saya selaku Bupati Jember sangat bangga karena dikelola oleh Bumdes dan banyak ibu-ibu rumah tangga yang menjadi backgroundnya UMKM, ” kata Bupati.

Memang setiap desa, lanjut Bupati, memiliki program unggulan masing-masing.Namun di Desa Mayangan ini keistimewaan di produk olahan, hasil perikanan dan peternakan sangat menonjol.

Sementara Ketua Kelompok Tani Desa Mayangan H.Said menyampaikan, sebagai petani, dirinya sangat mendukung dengan adanya Kartu Tani ini, karena melalui Kartu Tani pendistribusian pupuk akan tepat sasaran.Dengan Kartu Tani, Said berkeinginginan, kedepan pupuk subsidi tepat kepada orang yang berhak menerima.

“Selama ini kita merasa bahwa ketika tidak ada alat untuk pembagiannya, itu biasanya pupuk itu akan tidak tepat sasaran, ” kata Said.(Tahrir)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.