Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Bulog Jember Jadi Yang Pertama di Pulau Jawa, Tuntaskan Penyaluran Beras Bansos

Loading...

Jember- Kepala Bulog cabang Jember Budi Sultika mengaku senang, sebab Bulog Jember menjadi satu-satunya cabang di Jawa Timur yang sudah menyalurkan bantuan sosial beras dari Kementerian Sosial di level angka 100 persen.

Bahkan katanya menurut informasi yang masuk, level tersebut juga menjadi yang pertama di Pulau Jawa.

“Alkhamdulilah kerja sama yang baik antara Bulog, Transporter, Dinsos serta PKH, akhirnya semua telah on target.Oleh karenanya capaian ini patut disukuri dan dibanggakan bersama, ” tutur Budi usai acara tasyakuran di Kantor Bulog Desa Pecoro Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember.Rabu, (30/9).

Budi menyampaikan, hari ini merupakan hari terakhir batas waktu penyaluran beras bansos kemensos tahap pertama untuk 2 alokasi sekaligus yaitu bulan Agustus dan September.

Bulog Jember sudah menuntaskan penyaluran langsung ke sejumlah 111.211 Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (PKM-PKH) di Kabupaten Jember.

“Kami bersama transporter telah menyalurkan 3400 ton beras medium untuk 2 alokasi di maksud di Kabupaten jember, ” ucap Budi.

Keberhasilannya dalam menyelesaikan tugas penyaluran sesuai jadwal, bagi Budi merupakan suatu kebanggaan tersendiri, karena memang bulog jember ini adalah cabang yang besar.

Ia juga menyampaikan, secara prinsip selama ini dilapangan tidak ada kendala apapun baik dalam bentuk keluhan maupun laporan.

“Bahkan ketika kami monitoring di lapangan masyarakat sangat senang karena beras yang kita bagikan beras medium, ” terangnya.

Tambahnya,beras yang disalurkan adalah beras medium diambil dari gudang bulog yang terlebih dahulu diolah, sehingga dipastikan tidak ada hama atau partikel lain yang masuk di dalam karung.

Ia menyatakan, saat ini stok beras di Jember aman, karena pihaknya telah memiliki simpanan kurang lebih 40.000 ton beras.

Adapun untuk kebutuhan Bansos, Bulog Jember sudah mengeluarkan hampir 5000 ton lebih beras medium, yakni 3400 ton untuk kebutuhan bulan Agustus dan September, sedangkan sisanya sekitar 1700 ton untuk tahap berikutnya.

“Kami juga membantu wilayah lain seperti NTT, Papua dan madura untuk penyaluran yang sama, ” imbuhnya.

Seperti diketahui, pada 22 September yang lalu Bupati Jember dr.Faida MMR meluncurkan bantuan sosial beras dari kemensos di Gudang Bulog Jember.Sebanyak 111.211 keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Jember tercatat sebagai penerima bansos ini, dengan jangka waktu, bulan September ini harus tuntas tersalurkan.

Kata Bupati sebelum masa cuti datang, beras diberikan kepada KPM PKH, untuk membantu meringankan para penerima selama masa pandemi COVID-19.

Bantuan beras itu diberikan untuk tiga bulan. Penyalurannya dua kali. Pertama pada Selasa, 22 September 2020, untuk penyaluran bantuan bulan Agustus dan September. “Jadi 15 kg dikali 2 jadi 30 kg,” jelasnya.

Penyaluran kedua pada bulan Oktober. Masing-masing KPM setiap bulan mendapat 15 kg, diantar ke titik paling dekat dengan rumah penerima.

Pada masa pandemi, penyaluran itu melibatkan jasa pengiriman. Kegiatan itu juga melibatkan 357 pendamping PKH, 31 koordinator kecamatan, dan 4 koordinator kabupaten. Pendampingan penyaluran itu untuk memastikan penerima sesuai data.(Tahrir)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.