BPS-Diskominfo Jember Lakukan Bimtek Sensus Penduduk Berbasis Online

Loading...

JEMBER – Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Jember menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) cara pengisian sensus penduduk secara online di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (20/2). Pesertanya adalah 160 operator smart city dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan dan desa/kelurahan.

Kasi Statistik Sosial BPS Kabupaten Jember, Emil Wahyudiono mengatakan, untuk pertama kalinya BPS memakai sistem daring (online) dalam melakukan sensus penduduk. Masyarakat hanya perlu menyiapkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang di dalamnya terdapat Nomor Induk Kependudukan (NIK). Juga, jika terdapat akta pernikahan bisa dimasukkan. Namun, jika tidak ada, itu akan tetap jalan.

“Langkah-langkah pengisian sensus penduduk online ini basisnya menggunakan KK dan NIK, pengisiannya tidak perlu terburu-buru, cukup isikan data sesuai kondisi riil-nya saja. Karena fitur-fitur didalamnya dibuat segampang mungkin sehingga mudah untuk diisi,” ungkapnya.

Menurutnya, BPS mengambil data Administrasi Kependudukan (Adminduk) dari Kemendagri akhir Juli 2019. Data kependudukan dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) itu diintegrasikan BPS dengan data-data dari sensus penduduk baik online maupun yang konvensional. Untuk itu, masyarakat harus terlibat secara aktif dalam peningkatan kualitas data kependudukannya, karena roadmap sensus penduduk adalah satu data kependudukan secara de facto dan jure.

“Data yang terkumpul akan dijadikan bahan pengambilan kebijakan yang lebih bermutu, artinya kalau datanya benar, akurat dan bagus kemudian dianalis dan diambil sebagai bahan kebijakan yang tepat sasaran,” imbuhnya.

Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Kabupaten Jember, Habib Salim mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan BPS akan bekerja keras merealisasikan Sensus Penduduk 2020, dengan membantu publisitas kegiatan Sensus Penduduk Online agar masyarakat umum berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Diskominfo ikut menyukseskan sensus penduduk secara online, hari ini lebih dari 130 ASN semua OPD, kantor kecamatan, kelurahan/desa, dan puskesmas dikumpulkan untuk lebih tahu bagaimana cara pengisiannya. Mereka juga dijadikan pionir informasi bagi masyarakat sekitar, kalau ada pertanyaan dari masyarakat mereka bisa menjelaskan dan membantu mengisikan sesuai data riil disana,” katanya.

Dia menambahkan, masyarakat yang mengalami kendala dalam memasukkan data, dapat mencobanya hingga tiga kali. Namun, jika tetap tidak bisa, maka akan ada petugas Sensus mendatangi langsung rumah. Hal ini juga berlaku bagi masyarakat yang tidak memiliki akses internet dan gawai.

“Masyarakat juga tidak perlu khawatir kalaupun harus melewatkan tahap pertama sensus penduduk ini. Masih ada tahap selanjutnya, yaitu pencacahan lanjutan secara konvensional,” pungkasnya. (Abdus Syukur)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.

Aksi Dilarang