BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Kuatkan Sinergi Bersama Media

NusantaraTerkini.Com, Bengkulu Tengah  BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu menggelar Acara Temu Media Bersama BPJS Kesehatan sekaligus pemberian informasi terbaru tentang Program JKN-KIS bertempat di Wahana Surya, Jalan Pantai Coko Samping Masjid Muttaqin, Kabupaten Bengkulu Tengah pada Senin pagi (03/08).

Acara ini dihadiri langsung Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu Riski Lestari, Jajaran Staff dan Pegawai di Ruang Lingkup Kantor BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, serta Awak Media Partner BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu.

Acara Temu Media ini dirangkai dengan Seminar yang Terfokus dengan Materi tentang Program JKN-KIS yang diisi langsung pemateri, antara lain
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Riski Lestari
Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik Kantor Cabang BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Yongki Ariawan
Kepala Bidang Kepersertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Herly Dwi Putra.

Setelah Seminar, Acara selanjutnya dilanjutkan dengan Games dan Out Bound Awak Media bersama Staff dan Pegawai di Ruang Lingkup Kantor BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, dalam kegiatan ini tampak semua peserta antusias.

Dalam sambutannya, Riski Lestari selaku Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu menjelaskan, acara tersebut diadakan untuk menginformasikan tentang informasi terbaru program JKN-KIS dari BPJS Kesehatan serta mengajak awak media menguatkan sinergi dan silaturahmi.

“Selamat datang untuk teman-teman media, acara ini selain untuk pengenalan informasi terbaru tentang Program JKN-KIS, kita juga ingin menjalin sinergi lebih baik lagi serta berharap materi Seminar ini dapat diinformasikan kepada masyarakat” ujarnya.

Setelah diwawancarai usai mengisi materi, Riski Lestari memaparkan tentang JKN-KIS yaitu :
1. Jikalau tunggakan iuran 1 bulan otomatis Kartu Non aktif dengan sendirinya, dengan artian tidak ada jaminan kesehatan. Namun kartu dapat aktif kembali dengan cara aktivasi dengan membayar tunggakan iuran,
2. Tunggakan iuran bulanan maksimal 12 bulan,
3. Kelas JKN-KIS terbagi menjadi 3 kelas dengan ketentuan tertentu sesuai pilihan masyarakat,
4. Kelas JKN-KIN dibagi berdasarkan kemampuan iuran masyarakat tanpa ada ketergantungan dalam penyakit seperti jaminan kesehatan komersial.(NU001)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.