Ayo Gabung, Menjadi Jurnalis Profesional, di Seluruh Indonesia, Kontak : 082279249494

Bocah Ini Diterkam Buaya saat Asyik Bermain di Pinggir Sungai Kuantan Inhu

PEKANBARU – Basarnas Pekanbaru menurunkan tim untuk mencari seorang bocah berusia lima tahun yang diterkam buaya di Sungai kuantan kecamatan sei Lala, Kabupaten Indragiri Hulu Provinsi Riau, Sabtu (13/4). Dia adalah Muhamad Al Arifi yang merupakan anak dari pasangan suami isteri (pasutri) Arjaini dan Novi.

Loading...

Kejadian bermula saat korban diajak rekan orang tuanya pada pukul 09.00 WIB ke dekat Sungai Morong. Saat itu AL bermain pasir di bibir sungai.

Menurut keterangan warga Desa Morong, buaya tersebut sudah lebih dua minggu berada di pinggir sungai, namun tidak pernah mengganggu warga. Kepala Desa Pasir Kelampaian Zakaria, mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, pagi tadi.

“Saat itu Alfarezi bersama tiga temannya sedang bermain di pasir yang berada di pinggir sungai, saat Alfarezi di pinggir sungai, tiba-tiba Alfarezi langsung diterkam buaya,” ujar Zakaria.

Hatta Munir yang merupakan keluarga korban menjelaskan, awalnya kaki korban digigit, kemudian sempat diangkat ke atas namun terus digigit hingga akhirnya dibawa ke dalam sungai.

Dikatakan Hatta, saat ini Alfarezi belum ditemukan dan begitu juga dengan buayanya. Tadi, lanjut dia, sebelum ramai orang, lebih kurang setengah jam, buaya tersebut sempat timbul beberapa kali dengan mulut masih menggigit Alferezi.

“Namun kemudian pada sore hari, buaya terus muncul tapi tidak ada lagi, cucu saya itu dimulut buaya tersebut. Hingga kini belum ada kelihatan Alfarezi maupun buaya tersebut. Masyarakat di bantu aparat kepolisian masih terus mencari,” katanya.

Maka dari itu pihak desa, sekarang sedang berupaya mencari Alfarezi dan buaya dengan menggunakan pompong milik warga kuantan. Ada 4 sampai 6 pompong saat ini sedang menyisir sungai dimana Alfarezi di terkam buaya. (Aferian)

Loading...

Ruangan komen telah ditutup.