Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Blank Spot Area di Sembilan Desa Di Kecamatan Buay Pemaca OKU Selatan

Loading...

OKU Selatan – Ada beberapa desa di kecamatan Buay pemaca, kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, belum tercover sinyal komunikasi (Blank spot) sehingga membuat para remaja dan pelajar mencari koordinat tertentu untuk mendapatkan Sinyal, dengan mencari tempat di ketingian.

Seperti di ungkapkan salah satu remaja Rani (18), hendak mencari titik kordinat di area perbukitan, guna mendapatkan sinyal untuk berkomunikasi kepada teman maupun keluarganya. Begitu juga dengan anak-anak sekolah lainya, dalam mengerjakan pekerjaan sekolah di suasana Pandemik Corona virus ini, dengan belajar dirumah dan melalui online.

Tentu saja, dengan belum tersentuh dan tercovernya sinyal komunikasi ini sangat lah terasa sekali, kesusahan yang dirasakan masyarakat dalam mengikuti perkebangan informasi, di akses melalui media komunikasi Internet ini.

“Dampak terburuk, sering kali terjadi dengan kesusahan Sinyal ini, mengudang aksi kriminalitas pencurian dan pembegalan sepeda motor bagi anak-aanak dan pelajar,” ungkapnya, Saptu (30/05/2020).

Seperti diutarakan Rani, salah satu tokoh masyarakat kecamatan Buay pemaca, yang juga merupakan Angota DPRD Kabupaten OKU Selatan dari Praksi Golongan karya ( Golkar) ini. Mengungkapkan hal yang sama mengenai kesusahan Sinyal.

Semetara itu, kebutuhan masyarakat dalam mengakses penyedian Internet sangatlah tinggi, karena 20 persen masyarakat adalah pelaku bisnis yang setiap saat menggunakan Telekomunikasi.

Sekarang ini masyarakat, berkomunikasi dan mengakses Internet dengan  menggunakan layanan penyedia dari Tower Rebang tangkas, Karet dan Curup, itupun dengan kekuatan Sinyal H+ belum Porji.

Diharapkan, kepada Instansi terkait dalam upaya untuk mempasilitasi kebutahan masyarakat sebagai penguna layanan jasa Telekomunikasi Internet, agar bisa mengusulkan kepada pihak yang menangani persoalan Sinyal ini.

“Sebagai upaya kedepan jika ada invistor atau pihak yang ingin menyediakan layanan kepada pengguna. Masyarakat siap mempasilitasi tentunya, dengan melakukan pembebasan lahan, ” ujarnya.

Terpisah, Kepala dinas komunikasi dan telematika Kabupaten OKU Selatan Firman Bastari, S.S.TP, M.si menyikapi keluhan masyarakat Kecamatan Buay pemaca mengenai belum tercovernya Sinyal komunikasi (Blank spot) ini.

Tentunya, akan mempasilitasi dan mengusulkan kepada Provider sebagai perusahaan atau badan usaha yang menyediakan layanan kepada pelanggan.

Sebelumnya, pemerintah daerah telah melakukan kerja sama kepada Telkomsel untuk mengatasi Blank spot yang ada di seluruh area kabupaten OKU Selatan, dengan melului tahapan-tahapan yang harus di lakukan, diantaranya melalui surpey uji kelayakan penempatan layanan.

“Semoga saja, di Kabupaten OKU Selatan nantinya tidak tidak ada lagi terdapat BLank Spot seperti yang dirasakan saat ini,” pintanya. (Suardi)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.