Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Biadab, 8 Pria Perkosa Gadis Bawah Umur Bergiliran

Loading...

Jember,Nusantaraterkini.com – Seorang gadis yang masih dibawah umur, sebut saja Melati namanya (15), warga Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember, menjadi korban kebiadaban (pemerkosaan) secara bergiliran oleh 8 pria dewasa usai melakukan pesta miras.Selasa, (8/9)

Kapolsek Tanggul AKP Sugeng menuturkan, peristiwa tidak manusiawi yang terjadi pada Rabu, 2-9-2020, sekitar pukul 16.00 Wib, Ke 8 pelaku melakukan pemerkosaan  secara bergiliran ditengah perkebunan milik PTPN yang berada di desa Klatakan, Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember tepatnya di pinggir sungai kecil yang berada di tengah perkebunan.

” Kedelapan pelaku melakukannya secara bergilir, satu orang memegangi korban satu menyetubuhinya dan seterusnya sampai 8 orang,” kata Sugeng kepada wartawan, mengutip pengakuan korban saat dilakukan penyidikan.

Sugeng menerangkan, perbuatan melawan hukum ini terungkap setelah korban yang masih berstatus sebagai pelajar kelas 10 di salah satu SMK di kecamatan Tanggul ini melaporkan perbuatan ke polsek Tanggul didampingi orang tuanya.

” Mendapat pelaporan, anggota melakukan penyelidikan dan penangkapan 5 pelaku tertangkap dirumahnya, sementara 3 pelaku lainnya yang sudah diketahui identitasnya melarikan diri dan sedang dalam pengejaran polisi.” terang Sugeng

Kelima pelaku pemerkosaan yang berhasil ditangkap unit Reskrim Polsek Tanggul masing – masing berinisial R dan AM warga kecamatan Bangsalsari, AJ, SR dan N warga kecamatan Tanggul, sementara pelaku yang melarikan berinisial F, D dan F masing warga kecamatan tanggul.

Saat ini kelima pelaku bersama barang bukti berupa berupa 1 buah Rok panjang, celana dalam milik korban dan jaket warna Hitam milik tersangka diamankan di Mapolsek untuk proses hukum lebih lanjut.

” Penyidik menjeratnya dengan pasal 81 ayat 1 dan pasal 82 ayat 1 UU RI no 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun.” ujar Sugeng.

Sugeng menerangkan, terjadinya pemerkosaan secara bergilir terhadap Melati berawal, setelah pertemuan dengan seorang temennya berinisial R dan A di jalan Penggungan desa Klatakan.

Usai melakukan percakapan, R  mengajak Melati untuk bermain ke areal perkebunan, sesampai diperkebunan mereka bertemu dengan segerobol laki – laki  (para pelaku) yang tidak dikenal sebelumnya sedang melakukan pesta miras.

“Sesuai pengakuan R, jarak tempat duduk R, A dan Melati serta tempat pelaku yang melakukan pesta miras sekitar 15 meter.” Ucap Sugeng

Tak lama kemudian, usai melakukan pesta miras salah satu dari 8 pelaku berinisial N menghampiri R, A dan
N dan mengajak Melati dengan paksa yang diikuti pelaku lainnya, sementara R dan A tetap berada di tempat semula.

” Karena dipaksa, Melati akhirnya mengikuti N dengan dibonceng sepeda matic merk yamaha Scoopy, Melati dibawa kearah timur, sementara pelaku lainnya mengikutinya dari belakang.” Ujar Sugeng

Namun, ketika sesampai di area sungai kecil yang tidak berair (kering) yang berada ditengah kebun, pria tersebut menghentikan laju sepeda motor dan  turun serta memaksa Melati untuk turun juga.

” Setelah Melati turun dari Motor N, Melati dipaksa turun kesungai dengan diikuti pelaku lainnya dan terjadilah pemerkosaan yang dilakukan secara bergilir.” pungkasnya.(Tahrir)

Rekomendasi

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.