Bersama Karantina Jayapura, Satgas YPR 501 Musnahkan Kulit Buaya Ilegal

NusantaraTerkini.Com, Papua – Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad, bersama Balai Karantina Jayapura melaksanakan pemusnahan Kulit Buaya ilegal yang diselenggarakan di Pos Komando Taktis (Kotis) Satgas Yonif Para Raider 501 Kostrad, Skouw, Distrik Muara Tami, Jayapura, Rabu (1/8).

Kepala Seksi Pengawasan Pengendalian dan Informasi Karantina Jayapura, Kamaruddin S.P., M.Si menerangkan, kegiatan pemusnahan ini merupakan tindak lanjut dari kasus penahanan kulit buaya ilegal yang dilakukan Satgas 501 Kostrad dari oknum warga Negara Papua New Guinea (PNG) beberapa hari yang lalu.

Dijelaskan, oknum pembawa kulit buaya ilegal tersebut telah diberikan waktu 3 hari untuk melengkapi dokumen yang dikeluarkan dari pihak karantina.

“Apabila setelah diberikan waktu 3 hari, namun tidak dapat melengkapi dokumen yang dimaksud, maka pihak karantina akan melakukan pengembalian komoditas tersebut kepada pemiliknya. Apabila setelah proses pengembalian, si pemilik tidak mengambil barang tersebut dari karantina, maka pihak karantina akan melakukan pemusnahan,” ujar Kamarudin.

Pihaknya mengapresiasi Satgas 501 Kostrad yang telah membantu pihak karantina dalam mencegah masuknya komoditas ilegal ke Indonesia.

Ia berharap kerja sama yang baik ini dapat terus terjalin sampai akhir penugasan.

Sementara, Satgas mengharapkan dapat memberikan efek jera kepada setiap oknum yang berusaha menyelundupkan komoditas apapun yang masuk maupun keluar dari wilayah Negara Republik Indonesia.

Satgas juga menghimbau kepada masyarakat Papua agar selalu mentaati aturan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah.

“Karena apabila kita langgar aturan tersebut, maka efeknya akan kembali ke diri kita sendiri, dan sudah pasti kita juga yang akan merugi,” ujar Dansatgas Yonif PR 501 Kostrad Letkol Inf. Eko Antoni Chandra. (FN)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.