Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Berikut Klarifikasi SPBU No.54.681.27 Gumukmas Jember Terkait Berita Berjudul : Operasi Antrian BBM, 2 Tengkulak 1 Petugas SPBU Diamankan Polisi.

Loading...

NusantaraTerkini.Com – Direktur SPBU 54.681.27 Gumukmas Jember, Evelyn Puspasari menyampaikan hak jawab atau klarifikasi terhadap pemberitaan media ini, yang berjudul Operasi Antrian BBM, 2 Tengkulak 1 Petugas SPBU Diamankan Polisi. Dalam dokumen yang dikirimkan yang bersangkutan melalui whatsapp, pihaknya merilis kronologis sebagai berikut :

  1. Pada hari Senin pagi tanggal 20 Juli 2020 ada dua Mobil mengisi premium dengan nominal masing-masing Rp 250.000.
  2. Setelah kedua Mobil mengisi premium, Mobil tersebut keluar dari Areal SPBU selanjutnya ditangkap Resmob Polres Jember, karena diketahui memindahkan isi premium dari tangki Mobil ke Jerigen.
  3. Setelah itu Kedua orang tersebut bersama Mobil dibawa ke Polsek setempat/Gumukmas. Dan juga satu orang Operator yang melayani dibawa juga.
  4. Selanjutnya Barang bukti kendaraan dititipkan di Polsek dan ketiga orang tersebut dibawa ke polres Jember untuk dimintai keterangan. Dan pagi hari itu Kantor SPBU masih belum buka, Resmob tersebut pesan kepada Operator yang ada supaya jangan menjual premium dulu.
  5. Kami menemui petugas Polsek dan meminta penjelasan penutupan premium tersebut, selanjutnya Polsek menanyakan hal tersebut kepada KANIT RESMOB Jember dan berhasil dihubungi kemudian diijinkan untuk jualan Premium kembali.
  6.  Pada Senin sore, Pengawas SPBU dipanggil penyidik untuk menghadap dan dimintai keterangan. Dan kepada Penyidik kami sebagai Pengawas memberikan keterangan :                                                    – SPBU memberikan pelayanan kepada Mobil dan Motor pembeli Premium sesuai standar tangki Mobil dan Motor, SPBU tidak melayani pembelian Premium menggunakan Jerigen, Pembelian Premium hanya boleh satu kali dalam sehari, SPBU tidak melayani penjualan kepada Mobil dan Motor yang Tangkinya berubah bentuk/diperbesar/Modifikasi.
  7.  Setelah memberikan keterangan dengan jelas, Operator dan dua orang konsumen tersebut diijinkan pulang, dalam hal ini tidak ada satu orang pun yang ditahan di Polres Jember.
  8. Dalam pemberitaan Media tersebut, yang disebut Kongkalikong antar petugas Operator dan Konsumen tersebut adalah TIDAK BENAR.
  9. Dan Pemberitaan Petugas Operator dan dua orang Konsumen yang katanya ditahan adalah TIDAK BENAR.
  10. Dan untuk selanjutnya Barang Bukti Mobil dan BBM dalam jerigen yang dititipkan di Polsek diserahkan kembali kepada kedua orang konsumen tersebut.

Masih menurut Evelyn Puspasari “kejadian penangkapan pelaku 2 mobil tersebut di luar area SPBU, operator hanya dimintai keterangan, tidak ada kongkalikong SPBU dengan tengkulak bbm atau sejenis, SPBU tempatnya berkerja selalu menjalankan semua ketentuan dari pertamina.

Redaksi nusantaraterkini.com, memberikan hak jawab dan hak koreksi terhadap pemberitaan tersebut, sesuai  Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers(UU Pers). UU Pers merupakan lex specialis terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Sehingga, apabila terdapat suatu permasalahan yang berkaitan dengan pemberitaan pers, peraturan perundang-undangan yang digunakan adalah UU Pers.(Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.