Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Beredar Info Toko Sumber Jaya Positif Covid-19, Hoax!!

Loading...

OKU Selatan – Beredarnya Info dan pesan berantai melalui akun media sosial di facebook dan group WA jika pemilik toko Sumber Jaya yang terletak di pasar tengah kota Muaradua terjangkit covid-19 dan toko tempat usahanya telah dipasang garis polis (Police Line).

Hal ini bermula sejak keluarnya pemberitahuan oleh tim gugus tugas Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang menyatakan salah satu tim medis berinisial R positif terpapar Corona. R sendiri berprofesi sebagai dokter spesialis anak dan yang membuat sebagian masyarakat khawatir, sebelum hasil rafid tes R keluar, R masih menjalankan aktifitas dan rutinitasnya di klinik tempat praktek dan RS di Baturaja.

Diketahui pemilik toko tersebut sempat berinteraksi dengan R, hingga beredar berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat, melalui pesan berantai yang membuat resah masyarakat, dengan mengatakan jika pemilik toko Sumber Jaya tersebut sudah positif Corona dan toko tempat usahanya sudah disemprot disinfektan serta dipasang garis polis (police line).

Sekretaris tim gugus tugas kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Dony Agusta., SKM., mengatakan jika informasi yang berkembang tidak benar dan hoax.

Sebelumnya pihak medis melalui Puskesmas Muaradua sudah melakukan rapid tes terhadap pemilik toko Sumber Jaya dan karyawan toko. Hasil pemeriksaan pertama tersebut Negatif dan selanjutnya dilakukan isolasi mandiri selama 14 Hari dan akan dilakukan Rapid tes kedua.

Untuk informasi jika pemilik toko dievakuasi ke Palembang itu juga tidak benar, dan mengenai toko itu ditutup karena pemilik toko sedang menjalani isolasi mandiri. Semestinya kita bersyukur karena pemilik toko memiliki kesadaran untuk mengisolasi diri.

“Diharapkan, kepada masyarakat untuk tidak panik dan tidak menyebar informasi yang tidak jelas sumber dan faktanya. Di tengah kepanikan akibat Covid-19 ini, apabila terbukti menyebarkan hoax maka akan dikenakan hukuman pidana,” tegasnya. (Suardi)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.