Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

BEM UMB: Segera Mutasi Plt Kadis Dikbud Kota

Loading...

NusantaraTerkini.Com – Pernyataan tegas Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bengkulu Rosmayetti di salah satu media online terkemuka di Bengkulu yang mengaku siap dipecat apabila terbukti terlibat dalam kasus pungutan liar (Pungli). Ditanggapi keras Wakil Presiden (Wapres) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Bengkulu (UMB) Fahruri.

Menurutnya, pernyataan Plt Kadis Dikbud Kota tersebut adalah sebuah tantangan yang harus segera dijawab Walikota Bengkulu Helmi Hasan. Pasalnya, dunia pendidikan kota hari ini berada pada titik yang sangat mengecewakan. Kasus pungli yang tak berujung tanpa penyelesaian, peserta didik yang dianggap nakal langsung dikeluarkan dan sejumlah permasalahan fundamental lainnya.

“Kasus pungli misalnya, sampai sekarang belum juga terselesaikan, sebenarnya ada apa? apa pihak dinas pendidikan kota mendapatkan keuntungan dari pungli tersebut? sehingga permasalahan ini dibiarkan berlarut-larut. Lalu kasus siswa yang dikeluarkan hanya karena dianggap nakal, apakah ini esensi dari pendidikan, ketika pendidik tidak mampu mendidik, maka dikeluarkan menjadi solusinya,” tegas Fahruri.

Aktivis mahasiswa yang dikenal kritis dan vokal ini juga menyarankan, jangan sampai permasalahan pungli dan masalah-masalah lainnya di institusi pendidikan Kota Bengkulu menjadi preseden buruk bagi kepemimpinan Walikota. Walikota jangan sampai kehilangan marwahnya hanya karena permasalahan pungli.

“Substansi permasalahan ini adalah mau atau ada niatan untuk menyelesaikan. Permasalahannya bukan pada terlibat atau tidak terlibat permasalahan pungli, tapi ingat seluruh sekolah yang ada di kota ini di bawah naungan Disdikbud Kota Bengkulu. Jadi saran saya Walikota segera mutasi Plt Disdikbud, ganti dan segera benahi institusi pendidikan kita,” pungkasnya. [DS]

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.