Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Belasan Warga Datangi Kantor Dinas Sosial Sekadau, Protes BST

Loading...

Sekadau – Belasan warga desa Rawak Sekadau Hulu Kalimantan Barat mendatangi kantor Dinas Sosial PP dan PA Sekadau guna mempertanyakan data penerima Bantuan Sosial Tunai dari Kementerian Sosial pada Kamis (4/6/2020).

Kedatangan 15 perwakilan dari desa Rawak Hulu  dan dusun Selintah mempertanyakan ketimpangan penerima BST tahun 2020  Kordinator lapangan Suloso dan rombongan diterima di ruang rapat Dinas Sosial Sekadau .

Dalam pertemuan koordinator lapangan dan  warga mempertanyakan kepada Dinas Sosial  kriteria kelayakan penerima BST, terutama di desa Rawak Hulu.

Abdul Gani (55 th ) warga Rawak Hulu dalam pertemuan mempertanyakan tercantumnya  oknum ASN dilingkungan Pemkab Sekadau sebagai penerima BST dari Kemensos RI tahun 2020.
“ASN aktif terdata sebagai penerima BST  di Sekadau Hulu, ada juga keluarga tergolong mapan dan punya usaha tedata penerima BST, ada juga KK penerima bantuan yang double ,ini buat warga bertanya-tanya kriterianya bagaimana” katanya.

Sementara Suloso sebagai koordinator lapangan menyoroti minimnya jumlah penerima BST  di Rawak Hulu.

“Tahap kedua ini terdata 26 KK sangat minim  dari 706 KK, setidaknya 30% ini yang warga inginkan  dan kita meminta agar penerima bantuan di Rawak Hulu ditempel sticker sebagai keluarga miskin dan tidak mampu” katanya.

Kepala Desa Rawak Hulu, Sabli disela pertemuan warganya dengan Dinas Sosial mengakui penerima BST tahap dua bagi warganya hanya 26  KK.

“Dari 706 KK ini telah diusulkan desa pada tanggal 14/5 ke Dinas  dan telah diinput nanti systemlah yang bekerja mengenai penerima bantuan yang double, desa akan cek data tersebuta” katanya.

Terkait hal ini Kepala Dinasa Perlindunga Perempuan dan Perlindungan Anak Sekadau , Afronius Akim Seha  disela pertemuan mengakui data penerima BST masih menggunakan data Sensus Penduduk 2015.

“Bagi masyarakat Sekadau  yang mempertanyakan  data penerima bantuan dari Kementerian Sosial RI , Dinas Sosial sangat terbuka data saat ini masih gunakan data lama , kepada kepala desa kita berharap menyampaikan data perubahan layak tidaknya penerima bantuan , supaya ada dasar Dinas Sosial menyampaikan ke Kemensos RI untuk diperbaiki” katanya.

Terkait adanya ASN pemkab Sekadau penerima BST di Rawak Hulu , Afronius Akim Seha tidak tahu  hal tersebut , dan dinasnya tidak tau siapa mengusulkan ,pada kesempatan tersebut meminta kepada kepala desa untuk segera merefisi data dan menyampaikan ke Dinas Sosial.(jr)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.