Baru Pertama di PCNU Kencong, Gus Ghulam Dukung Gerakan Wakaf Tunai

Jember, Nusantaraterkini.com- Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kencong Kabupaten Jember, KH Zainil Ghulam mendukung gerakan wakaf tunai yang diinisiasi Lembaga Wakaf Dan Pertanahan Nahdhatul Ulama (LWPNU) Cabang Kencong. Selasa, (02/03/21). 

Gus Ghulam (sebutan kesehariannya) menambahkan, gerakan Wakaf Tunai ini sebagai bagian dari pencanangan wakaf tunai yang sudah dilakukan PBNU semasa Rais Am KH Ma’ruf Amin, sebelum menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia.

“Tahun 2016 PBNU waktu itu Raisnya KH Ma’ruf Amin sudah mencanangkan gerakan wakaf uang atau tunai, ” kata Gus Ghulam saat acara reses salah satu anggota Dewan Provinsi Jawa Timur di rumah mantan Kades Gumukmas tadi malam.

Meski keberadaan Wakaf Tunai ada perbedaan pandangan dari sisi hukum fikih, namun Gus Ghulam tetap mendorong gerakan yang baru pertama di PCNU Kencong ini.Pasalnya Ia lebih memandang sisi kemanfaatan (Maslahat) kepada masyarakat yang lebih besar dibanding kerugian (Mudhorot).

“Semoga ini dapat berjalan dengan baik sehingga menjadi manfaat untuk umat, yang mana kemaslahatan akan lebih banyak didapatkan dalam gerakan Wakaf Tunai ini, ” tuturnya.

Untuk pengelolaan Wakaf Tunai, PCNU kencong bekerja sama dengan Bank Muamalat.Nantinya masyarakat mewakafkan uang untuk diinvestasikan, yang mana keuntungannya akan digunakan pihak yang mewakafkan untuk disalurkan kepada umat.

Prinsipnya keterbukaan informasi dalam pengelolaan Wakaf Tunai adalah sebuah keniscayaan. “Saya harap pemerintah untuk mendukung gerakan Wakaf Tunai, dimana kemanfaatan akan kembali kepada Umat Muslim khususnya di Kabupaten Jember, ” pungkas Gus Ghulam.

Ditempat yang sama, Ketua PC LWPNU Kencong, Abd Rohim usai acara menjelaskan, Program Wakaf Tunai saat ini masih tahap Sosialisasi.Nantinya LWPNU menghimpun uang dari masyarakat yang ingin mewakafkan harta bendanya dalam bentuk uang atau tunai.

Uang tersebut, terangnya, dikelola dan kembangkan oleh LWPNU yang kemudian hasil atau keuntungannya dibuat untuk kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

“Contohnya, LWPNU mengelola uang wakaf sebesar 10 juta rupiah dibuat untuk sewa tanah, kemudian disewakan lagi dengan harga yang lebih tinggi, kelebihan (keuntungan) itu yang kita gunakan untuk kepentingan umat, ” kata Rohim.

Terkait kerja sama LWPNU dengan pihak Bank Muamalat, Ia menerangkan, selain alasan transparansi dan keamanan uang, karena yang bisa menerbitkan sertifikat bukti wakaf adalah pihak Bank Muamalat.

Rohim menyampaikan, sebenarnya keberadaan LWPNU Kencong sudah berjalan cukup lama, namun hanya fokus ke soal kepengurusan Wakaf Hak Milik.Contohnya, menerbitkan sertifikasi milik NU yang dikelola Lembaga Pendidikan maupun Keagamaan seperti Sekolah, Masjid dan Pondok Pesantren.

“Nantinya semua tanah NU nanti harus atas nama NU, kenapa seperti itu agar tidak hilang.Kalau atas nama perseorangan orangnya mati bisa diganti orang lain, ” imbuhnya

Selain itu, LWPNU juga aktif di Wakaf Sosial seperti bagi-bagi Karpet, Al-quran, Sajadah serta bantu-bantu warga miskin yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun. (Tahrir)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.