Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Baju dan Topi Loreng Peninggalan Satgas TMMD Reguler Banyumas, Telah Membentuk Karakter Chika

Loading...

Banyumas – Bagi Chika (6), putri dari Rusmiyati (29), warga Dukuh/Desa Petahunan RT. 01 RW. 02, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, jaket terbaik miliknya adalah baju bekas layak pakai milik anggota TNI yang pernah bertugas membangun infrastruktur di desanya melalui TMMD Reguler 108 Kodim 0701 Banyumas.

Tak hanya itu, topi rimba peninggalan Satgas TMMD, adalah topi ternyaman dan unik menurutnya.

Dibenarkan Rusmiyati, bahwa anaknya sangat senang sekali mendapatkan kenang-kenangan baju dari pak tentara yang sering memberikan motivasi belajar di saat libur sekolah terkait pandemi covid.

“Jaket yang dan topi yang dipakai Chika itu-itu saja Pak, saya sampai heran. Namun terima kasih kepada Pak TNI yang telah memberikannya, karena sekarang asal ditanya cita-cita, Chika menjawab ingin menjadi tentara wanita,” ucap penjual karcis Lokawisata Bukit Watu Kumpul Petahunan itu, Senin (3/8/2020).

Sementara disampaikan Serka Eko Budi Wiyono, Babinsa setempat dari Koramil 15 Pekuncen, Kodim Banyumas, selaku pengambil foto, upaya pendekatan anggota Satgas TMMD saat bertugas di desa binaannya itu, secara langsung telah membentuk karakter anak untuk menjadi prajurit.

“Rekan-rekan saya yang pernah bertugas di TMMD Reguler di Petahunan, banyak yang memperkenalkan dunia militer kepada anak-anak setempat di sela-sela waktu mereka. Ada yang mengajar baris-berbaris, cara penghormatan yang benar, beladiri militer, maupun kecabangan-kecabangan militer,” bebernya.

Menurutnya, wawasan kebangsaan untuk bela negara dan cinta tanah air, memang perlu ditanamkan sejak dini.

“Yang namanya anak-anak, dalam membentuk karakter mereka ya kita harus masuk ke dunia mereka terlebih dahulu, barulah setelah mereka menganggap kita teman maka baru menanamkan hal baru kepada mereka,” tandasnya.

Ditambahkannya, jika sejak dini anak-anak memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, maka akan sangat baik bagi perkembangan watak mereka yang berdisiplin di rumah dan sekolah, serta terhindar dari rasa apatis atau kurang peduli dan berinteraksi dengan teman-teman maupun lingkungannya. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.