Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Aster Kodam IV Diponegoro Juga Abadikan Kenangan Berkunjung ke Lokawisata Curug Nangga

Loading...

Banyumas – Berkunjung ke Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Ketua Asistensi Pangdam IV Diponegoro, yaitu Asisten Teritorial (Aster) Kodam IV Diponegoro, Kolonel Infanteri Suhartono, juga menyempatkan diri untuk menikmati keindahan Lokawisata Curug Nangga. Senin (20/7/2020).

Obyek Wisata yang terletak ujung atau di titik akhir jalan beton 1,8 kilometer yang sedang dilakukan penyelesaian oleh Satgas TMMD Reguler 108 Banyumas bersama segenap unsur dan masyarakat setempat ini, dirinya didampingi Kepala Desa Petahunan, Rohmat Fadli (42), dan juga Pasiter Kodim Banyumas, Kapten Infanteri Paulus Putut Widodo, yang mewakili Dansatgas TMMD Reguler 108, Letkol Infanteri Candra, SE, M.I.Pol.

Menurutnya, wisata air terjun bertingkat tujuh itu akan banyak dikunjungi para wisatawan setelah jalan yang sedang dibangun selebar 3,75 meter dan ketebalan 20 centimeter, selesai. Karena hingga hari ke-21 pelaksanaan TMMD, pekerjaan masih menyisakan 300 meter lagi, yaitu pengecoran dari Dukuh Semingkir menuju jalan utama di Desa Petahunan yaitu Jalan Semingkir.

Suhartono berharap wabah pandemi segera berakhir, seiring selesainya jalan TMMD tersebut.

“Semoga jalan segera selesai, sedangkan jembatan dan 3 buah gorong-gorong yang telah dibangun, kedepan jelas akan memfasilitasi wisatawan untuk berkunjung ke Curug Nangga, sehingga akan segera memulihkan perekonomian masyarakat dari sektor pariwisata,” ungkapnya.

Untuk sekedar diketahui, sebelumnya para pelancong hanya dapat mengakses air terjun tersebut dengan berjalan kaki menyusuri jalan batu setapak kurang lebih 2 kilometer dari lokasi parkir di ujung Dukuh/Desa Petahunan, dengan waktu tempuh 20-30 menit.

Selain Curug Nangga, jalan beton TMMD tersebut juga akan memfasilitasi pengembangan sejumlah potensi wisata lainnya di sekitar jalan beton, yaitu Curug Pengantin, Curug Rinjing, Tuk Pengasinan (mata air asin), Makam Eyang Gusti Aji (ulama penyebar agama islam), dan juga petilasan pertapaan Ki Ajar Wirangrong (Brahmana sakti jaman kerajaan Pajajaran).

Terpisah dari jalan tersebut, ada juga lokawisata yang cukup terkenal, yaitu Bukit Watu Kumpul. (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.