Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Aspal TMMD Reguler Pekalongan Juga Memuluskan Rejeki Halimah Berjualan Tempe

Loading...

Pekalongan – Pembangunan infrastruktur fisik melalui TMMD Reguler 107 Kodim 0710 Pekalongan, khususnya jalan sepanjang 2,5 kilometer lebar 3 meter di Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah, kini telah memuluskan rejeki masyarakat setempat dan banyak desa lainnya.

Tampak Halimah (35), warga setempat asal Dukuh Sutosari, Pantirejo, penjual temped an ikan asin keliling, melalui jalan aspal ruas I yang membentang dari perbatasan Desa Sidosari sampai dengan Dukuh Pepedan, Pantirejo, sepanjang 1.950 meter, dengan tanpa hambatan lagi. Sabtu pagi (18/4/2020).

Ia pun menyatakan senang akan mulusnya akses TMMD yang telah diresmikan Bupati Pekalongan, H. Asip Kholbihi, SH, M.Si, beberapa hari yang lalu (14/4), saat menutup TMMD Reguler dengan pengguntingan pita.

“Alhamdulillah sekarang jalan ini mulus untuk berjualan keliling. Dulunya sangat rusak dan sulit untuk dilalui kendaraan,” ucapnya.

Menurutnya juga, kini masyarakat desa tetangga satu kecamatan khususnya Desa Sidosari dan Kwigaran, dan desa di kecamatan tetangga yaitu Bulaksari, lancar untuk melaksanakan kegiatan bercocok tanam padi yang merupakan profesi mayoritas warga. Pasalnya, sejumlah desa di Kecamatan Kesesi adalah lumbungnya padi di Kabupaten Pekalongan.

“Upaya Pemerintah Daerah membangun jalan antar desa dan kecamatan di desa kami sangat tepat dan strategis dalam mendongkrak sektor pertanian kedepannya. Imbasnya, anak-anak sekolah SLTP dan SLTA juga lancar untuk menjangkau beberapa sekolah di Kota Kecamatan Kesesi dan di wilayah Kecamatan Sragi,” imbuhnya yang disampaikan kepada Babinsa Koramil 05 Kesesi.

Sekali lagi, mewakili 2.169 jiwa dan 802 keluarga petani di desanya, Halimah mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab dan TNI Kodim Pekalongan.

Untuk sekedar diketahui, dari total luas wilayah Desa Pantirejo yang mencapai 142,371 hektar, luas areal persawahannya sendiri mencapai 107,2 hektar. Sisanya adalah perkebunan 2,2 hektar, pekarangan 6,6 hektar, pemukiman 20,6 hektar, dan lainnya adalah jalan 37,5 hektar, TPU, perkantoran, lapangan olahraga, dan bangunan sekolah 0,2 hektar (SDN 01 dan 02 Pantirejo). (Aan/Red)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.