Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Jatim Jadi Pjs Walikota Blitar

Loading...

Kota Blitar – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengukuhkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Jumadi sebagai penjabat sementara (Pjs) Walikota Blitar.

Pengukuhan Pjs Walikota Blitar diselenggarakan di Gedung Negara Grahadi Pemprov Jatim di Surabaya, Jumat (25/09/2020) malam.

Para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Blitar dan jajaran Forkopimda Kota Blitar juga mengikuti prosesi pengukuhan yang digelar secara virtual di ruang Integrated System Center Diskominfotik Kota Blitar.

Selain mengukuhkan Pjs Walikota Blitar, dalam kesempatan itu, Gubernur Jatim juga mengukuhkan, Pjs Bupati Mojokerto, Pjs Bupati Trenggalek, Pjs Bupati Malang, Pjs Bupati Blitar dan Pjs Walikota Pasuruan.

Keenam Pjs yang dikukuhkan tersebut akan mengisi jabatan di daerah yang kepala daerahnya kembali maju di Pilkada 2020.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan kepada enam penjabat sementara bupati dan walikota dengan disaksikan oleh forkopimda dari enam kabupaten/kota, bahwa ada konsolidasi demokrasi yang memang harus dilakukan.

“Konsolidasi demokrasi tahun ini, kita harus menyeiringkan dengan berbagai ikhtiar kita dari berbagai hal yang terkait dengan Pandemi Covid-19, yakni dampak sosial, ekonomi, kesehatan dan pendidikan,” kata Gubernur Jatim via virtual.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jatim juga meminta seluruh jajaran Forkopimda dienam kabupaten/kota, bahwa sinkronisasi dari seluruh proses untuk menjaga suasana yang kondusif, memang harus dibangun dengan berbagai percepatan, kecepatan dan ketepatan.

“Pada posisi seperti ini, saya juga mohon kepala dinas kesehatan dan kepala RS rujukan dimasing-masing enam kabupaten/kota untuk segera membangun koordinasi, supaya seluruh proses pengendalian penyebaran covid-19 tetap termonitor, terkendali dan semua bisa terantisipasi langkah-langkah pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19,” imbuhnya. (Hms/Adv)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.