Antisipasi Penyebaran Covid-19,  Rahmat : Warga Batu Ceper Jangan Memaksakan Diri Pulang Mudik

Kota Tangerang, Nusantaraterkini.com – Larangan mudik melaui Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah, mari  kita dukung bersama dengan tidak memaksakan pulang mudik lebaran tahun 2021 ini

“Larangan mudik dari pemerintah sudah diterbitkan, dan tentunya saya menghimbau agar warga di  lingkungan kecamatan Batuceper pun, tidak memaksakan diri untuk pulang mudik, tentunya dengan pertimbangan kondisi covid-19 yang masih terus ada,”tukas Camat Batuceper Pemerintah Kota Tangerang, Rahmat Hendrawijaya, S.Sos, M.Si. Selasa (27/4/2021)

Camat Batuceper mengajak kepada seluruh warganya untuk silaturahmi sementara waktu melalui teknologi demi mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan, di samping mendukung pemerintah dalam upaya pencegahan covid-19

“Silaturahmi bisa melalui telepon seluler dan media sosial, maupun dalam bentuk lainnya.untuk itulah Saya, mengajak dan menghimbau kepada warga yang saya cintai agar dapat mempertimbangkan kembali apabila akan pulang kampung, karena itu semua untuk kepentingan kita bersama,”ucap beliau.

Rahmat menjelaskan, Tentu upaya Sosialisasi dan Edukasi larangan mudik ke seluruh Staf atau pegawai Kecamatan dan Ketua lingkungan RT dan RW tokoh masyarakat sudah dilakukan pendekatan dan sejatinya warga sangat mendukung 

“Saya sudah arahkan 7 (tujuh) Kepala Kelurahan  untuk melakukan himbauan kepada 47 Ketua Rukun Warga (RW) dan 321 Ketua Rukun Tetangga (RT) di lingkungan jajaran pemerintahan Kecamatan Batuceper bekerjasama dengan TNI Polri untuk melakukan Himbauan/ Sosialisasi kepada warga agar tidak mudik dan mari kita sambut dan rayakan Lebaran di sekitar rumah saja,” tutur Rahmat

Ia menjelaskan, Menjelang Lebaran dan Selama masa berlaku aturan ini, kita Bersama 3 Pilar akan gerakkan ( Tramtib, Babinsa dan Binamas ) bersama selalu melaksanakan pemantauan terhadap ketaatan dan kepatuhan warga masyarakat untuk selalu mematuhi himbauan Pemerintah.

Dikatakan Rahmat, Adapun Sanksi pelanggaran atas aturan ini akan berupa denda, sanksi sosial, kurungan, dan atau pidana sesuai peraturan perundang-undangan, agar tidak terkena sanksi jangan memaksakan mudik.

“Himbauan Larangan Mudik dan Pemantauan ini adalah operasi kemanusiaan. Karena kesehatan dan keselamatan warga khususnya Kecamatan Batuceper adalah yang Paling Diutamakan dan Tindakan kita adalah persuasif humanis.”Saya sudah tegaskan, Hanya memutar balik arah dan himbau agar jangan mudik.Ini bertujuan untuk  memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” demikian disampaikan Camat Batuceper Rahmat Hendrawijaya, S.Sos, M.Si.ditemui di ruang kerjanya Jl. Daan Mogot KM.21 No.183, Batuceper, Kota Tangerang. (ADV)

Rekomendasi

Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.