Antisipasi Lonjakan Kasus Usai Lebaran, Dirut RSUD M.Yunus Imbau Masyarakat Perketat Prokes

Bengkulu, NusantaraTerkini.com- Demi memutus mata Rantai penyebaran COVID-19, Sebaiknya kita tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, terutama pasca libur hari raya Lebaran/ Idul Fitri.

Direktur RSUD M.Yunus Zulki Maulub Ritonga mewanti-wanti dalam mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 pasca libur panjang Idul Fitri 2021 dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan. Diketahui bahwa dampak dari libur Idul Fitri tahun ini baru akan terlihat 2-3 minggu ke depan.

” Saya menghimbau kepada masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan demi keselamatan bersama, Selain itu kami dari pihak Rumah Sakit akan Berupaya semaksimal mungkin dalam peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan,” tutur Zulki. (19/05/2021)

Menurutnya, Kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan merupakan kunci utama dalam menghadapi lonjakan kasus Covid-19 ini. Dia juga tidak henti-hentinya mengingatkan masyarakat terhadap pentingnya protokol kesehatan, terutama pada warga yang baru pulang bepergian/ mudik lebaran tahun ini.

“Kepatuhan adalah kunci utama, sehingga kondisi seperti apapun tetap dapat dikendalikan. Ayo Perketat kembali protokol kesehatan,” pesannya.

Untuk diketahui Bengkulu Peringkat Ke-5 Provinsi Dengan Jumlah Kasus Aktif Covid-19 Terendah Di Indonesia Hal ini lantaran berkat kerjasama dan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan.

Di mana jumlah kasus aktif 6,56 persen, berada di bawah kasus aktif nasional 6,80 persen. Jumlah kasus sembuh 90,69 persen berada di atas kasus sembuh nasional yaitu 90,49 persen. Kemudian jumlah kasus positif +46 dan jumlah kasus meninggal 2,75 persen berada sedikit tinggi dari rata-rata nasional 2,71 persen. (Red)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.