Anjing Pelacak Dilibatkan Polda Papua Cari Korban Banjir

Jayapura –Untuk membantu proses pencarian keluarga korban, Polda Papua juga menurunkan tim K-9 (Anjing pelacak) sebanyak 15 ekor.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. A M Kamal mengatakan, anjing pelacak tersebut terdiri dari 6 ekor dari Jakarta dan 9 ekor dari Polda Papua.

“K-9 tersebut ditempatkan di titik-titik yang diperkirakan masih terdapat korban yang belum ditemukan, karena banyak material kayu dan lumpur sehingga diharapkan dengan bantuan K-9 tersebut dapat mempercepat proses pencarian terhadap korban yang belum ditemukan,” jelasnya lagi.

Dit Polairud Polda Papua Perluas Pencarian

Sementara untuk pencarian, Dit Polairud Polda Papua juga memperluas pencarian di bagian kiri danau sentani dengan menggunakan Longboat milik Dit Pol Air Polda Papua.

Selain melakukan pencarian terhadap korban jiwa, Tim gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Basarnas dan masyarakat masih melakukan pembersihan di beberapa titik yang terdampak banjir bandang yakni Jalan Sosial, Kemiri dan Doyo Baru.

Sar Dit Polairud Evakuasi Satu Jenazah Pagi Ini

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. A M Kamal mengatakan, Selasa (19/3) pagi SAR dari Dit Polairud berhasil menemukan 1 korban banjir.

“Pada Selasa tanggal 19 Maret 2019 pukul 04.50 Wit bertempat di Kampung Ifale, Kabupaten Jayapura telah ditemukan satu mayat oleh Dit Pol Airud Danau Sentani yang sedang melakukan patroli di danau Sentani.

Pada hari dan tanggal tersebut diatas, pukul 04.50 Wit anggota Markas Unit Danau Sentani yang sedang melakukan patroli di danau Sentani menerima laporan dari Masyarakat terkait adanya mayat di Kampung Ifale.

Pukul 04.57 Wit, menerima laporan tersebut dalam situasi gelap dan hujan tidak membuat Tim Ditpolairud Polda Papua untuk menghentikan langkah menuju ke TKP dengan menggunakan Longboat dan RIB untuk melakukan proses Evakuasi.

Pukul 05.10 Wit, Setelah tiba di TKP, Tim Ditpolairud Polda Papua bersama masyarakat mengevakuasi mayat tersebut dan berhasil dievakuasi ke dalam Longboat kemudian tim bergerak kembali ke markas Unit Dit Pol Airud Danau Sentani

Mayat tersebut diperkirakan berumur sekitar 30 atau 35 tahun dan berjenis kelamin perempuan. (Faisal)

Rekomendasi
Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.