Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : +62 822-8273-3432

Anggota TNI Korban Begal Bulak Keting Berharap Polisi Segera Menangkap Pelaku

Loading...

Pratu Adi Saputra seorang anggota TNI yang menjadi korban pembacokan oleh kawanan begal sadis di jalan raya (Bulak) Keting Kecamatan Jombang Kabupaten Jember berharap, agar polisi segera menangkap pelaku dan mengungkap kasus ini. Kamis, (6/8) .

Adi Warga Desa Padomasan Kecamatan Jombang yang bertugas di Korem 044 Garuda Dipo Palembang pulang karena cuti menikah.Kepada wartawan nusantaraterkini.com Ia mengaku sudah melapor ke polisi atas peristiwa pembegalan yang melukai dirinya dan istri.Kata Adi, kini pelaku sedang dicari Denintel Kodam 5 Brawijaya dan tim Intel Kodim Jember serta Polres Jember bersama Polsek Jombang.

“Ciri-ciri pelaku yang bacok, kurus dan rambutnya agak panjang seperti masih anak-anak dan temannya agak gemuk sedikit, mengendarai motor Honda CBR yang orange yang repsol, waktu itu pelaku kabur ke arah Kencong,” ungkapnya.

Beruntung saat kejadian berlangsung pelaku kepergok oleh warga karena mendengar teriakan korban, sehingga kawanan begal yang berjumlah 2 orang langsung kabur dan tidak jadi mengambil kendaraan incarannya.

Adi menceritakan, saat itu pada Selasa 4 Agustus 2020 sekitar pukul 03.00 Wib dirinya mengeluh sakit dan sudah tidak tertahankan lagi. Pagi buta itu, Adi meminta kepada istrinya Ernawati (25) yang baru sehari dinikahinya untuk mengantarkan berobat ke klinik langgananya di Kencong.

“Saya dari rumah setengah 03.00 mau berobat ke daerah Kencong, sampai pertengahan jalan sekitar pukul 03.00 pagi, saya dikalungi clurit oleh begal, mau ngambil sepeda dan tas, terus saya melawan dan mengencangkan laju sepeda motor,” ujar Adi.

Namun, sambung Adi, terus diikuti sampai jatuh ke tanah dari aspal tapi masih terus dikejar. Begalnya memainkan cluritnya hingga kena perut, mereka juga nendang hingga akhirnya terjatuh.

“Lama-lama warga keluar semua, saya minta tolong, dia nengok saja dari belakang, tidak ngambil barang apa-apa dan pergi, kemungkinan dia takut dikeroyok oleh warga. Kebetulan, banyak warga keluar nolong saya, dan pihak Koramil langsung datang setelah itu baru datang Kepolisian,” terang Adi.

Atas peristiwa naas ini, Adi terkena clurit pelaku di bagian pinggang.Saat ini, Ia bersama istrinya dirawat di klinik daerah Kencong, bagian dagu Adi terpaksa harus menerima empat jahitan akibat jatuh.Begitu pula bagian pinggang yang kena sabetan clurit. Sementara istrinya, luka cukup parah di bagian pelipis mata akibat terjatuh. (Tahrir).

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.