Terbit : 14 Juli, 2019 - Jam : 11:30

Anggota Porbi Luka Berat Diamuk Babi Buruan

Loading...

SELUMA – Populasi babi hutan yang kian meningkat membuat para petani di Kabupaten Seluma merasa kewalahan karena tanaman mereka acap kali dirusak dan merugi. Warga tergabung dalam PORBI (Perkumpulan Olahraga Berburu Seluruh Indonesia), membantu para petani memberantas hama babi yang kian meresahkan warga. Loaksi perburuan tidak jauh dari kantor bupati Seluma.

Hosen juga mengungkapkan jika sebenarnya jika di hutan masih banyak predator seperti macan, beruang, elang atau harimau, maka tidak perlu repot-repot berburu babi hutan. Karena dengan adanya predator, maka populasi babi hutan akan terjaga. Rantai makanan pun akan seimbang.

“Babi memang sangat meresahkan Petani. Populasi babi hutan di seluma membengkak hingga mereka mulai merambah ke areal perkebunan dan kadang-kadang sampai ke pemukiman penduduk,” jelas Hosen Warga Tais, Minggu (14/0719)

Saat berburu, ada peristiwa Rekan terbuka. Rekannya yang bernama Man king Di serang babi hutan. Korban langsung Di evakuasi ke RSUD Tais untuk pengobatan.

“Saat Itu kami mengejar babi Buruan. Tak Di sangka babi yang Di kejar berbalik menyerang Rekan kami,” tutup Hosen kepada awak media by phone.

Kegiatan Perburuan yang di lakukan warga seluma tidak menggunakan senjata api dan kontrolnya sangat ketat terkait hasil buruan (babi hutan) yang tidak boleh dikonsumsi, jadi hasil tangkapan langsung dimusnahkan dibakar dan dikubur. (Budi)

Loading...
Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.