Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Anggota DPR Aceh Besuk Afika Korban Kebakaran di RSUDZA

Loading...

Aceh – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Ihsanudin MZ membesuk Afika(7,6 tahun), korban luka bakar Gampong Blang Rheu, Kecamatan Ulim, Pidie Jaya, yang sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Saerah Zainal Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.

Ihsanudin bersama stafnya membesuk langsung Afika yang sedang dirawat di ruang Raudhah II, kamar 7. Di sana Ihsanudin bertemu langsung dengan orang tuanya Afika dan menanyakan kondisi Afika.

Kepada NusantaraTerkini.com, Rabu(12/2/2020) usai membesuk Afika, Ihsanuddin mengatakan, Ananda Afika dirujuk kembali ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh pada Jumat (7/2/2020) setelah sebelumnya sempat dipulangkan kerumah hampir satu bulan setengah.

Ia menerangkan, berdasarkan cerita ibu kandung Afika, Nilawati Ibrahim (37) kepadanya, musibah menimpa anaknya afika terjadi pada tanggal 20 Agustus 2019 lalu menyebabkan setengah fisik bagian bawah badan menjadi melepuh.

Akibat insiden kebakaran saat bermain dengan korek api membakar kemasan gelas air mineral. Hingga terjadi percikan api dan melalap pada pakaian bawah hingga menjadikan kulit kedua belah kakinya serta bagian pinggang dan perut menjadi melepuh.

“Afika telah menjalani operasi sebanyak 42 kali dalam kurun waktu hampir enam bulan terakhir ini, hingga klaim dana BPJS mencapai Rp 800 juta,” sebutnya.

Klaim BPJS yang telah mencapai Rp 800 juta itu baru menyembuhkan luka bakar Afika sekitar 20 persen. Sehingga Afika masih butuh perawatan untuk menyembuhkan luka bakar di tubuhnya itu.

Dalam kunjungannya ke RSUDZA, Ihsanudin MZ juga memberikan sedikit bantuan berupa uang tunai kepada orang tuanya afika.

“Bantuan yang kita berikan ini semoga dapat bermanfaat kepada orang tua Afika yang menjaganya, sedangkan biaya pengobatan Afika kan memang ditanggung BPJS, jadi yang kita bantu yang mendapingi pasien,” katanya.

Ihsanudin mengatakan, bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban ekonomi orang tuanya selama menjaga Afika di RSUDZA. Selama di rumah sakit tentu orang tua Afika membutuhkan biaya untuk makan dan keperluan lainnya, sehingga bantuan dari siapa saja ini sangat berarti baginya.

“Saya juga mendapatkan informasi bahwa, Fauzi ayahnya Afika yang juga sebagai buruh bangunan kerjanya juga tidak full day, tidak tiap hari kadang ada kadang tidak, ini menjadi kesulitan yang sangat bagi keluarga ini untuk berada di Banda Aceh selama pengobatan Afika,” imbuh Ihsanudin lagi.

Ihsanudin juga berharap kepada para donatur lainnya, baik dari kecamatan Ulim yang ada di Banda Aceh, maupun Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya atau siapapun pihak lain untuk bisa mengulurkan tangan membantu pihak keluarga afika ini yang sedang ditimpa musibah.

“Ini menjadi kewajiban sosial kita, terutama yang telah diberikan rezeki lebih oleh Allah SWT untuk kita terus berbagi apalagi kejadian terjadi pada anak-anak yang masih kecil dan juga dari keluarga miskin, artinya anak ini yang masih sangat besar harapan masa depannya,” pungkas Ihsanudin MZ. (Is)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.