Wartawan Nusantaraterkini.com Terdaftar di Box Redaksi, Untuk Bergabung menjadi wartawan seluruh indonesia Hubungi : 0822-8166-4736

Anak dan Bapak Asal Jember Positif Corona, Kini Isolasi di RS Lumajang

Loading...

Jember, Jawa Timur – Kasus pasien positif covid-19 di Kabupaten Jember terus mengalami peningkatan. Update data terkini, pada Senin (27/4) pukul 21.00 WIB, jika kemarin terkonfirmasi 7 orang, kini bertambah 2 orang. Sehingga jumlah total pasien positif di Jember menjadi 9 orang.

Kepala Dinas Kominfo, Gatot Triyono mengatakan, bertambahnya dua orang yang positif berasal dari Kecamatan Jombang, saat ini menjalani rawat inap di RS. Lumajang.Keduanya masih satu keluarga, dengan inisial BN umur 64 tahun dan NT umur 32 tahun.

“Merupakan kontak erat anak dan bapak,” sebut Gatot melalui pesan WhatsApp.

Ungkap Gatot, sebelum dinyatakan positif Covid-19, BN mengalami keluhan sakit dengan gejala batuk. Sehingga pada 15 April 2020, BN terpaksa harus menjalani rawat inap di RS. Lumajang, menyandang status Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Berdasarkan penjelasan, tidak terdapat riwayat perjalanan ke daerah terjangkit covid,” katanya.

Gatot menambahkan, pada 27 April 2020 hasil Swab keluar dinyatakan positif. Saat ini BN masih menjalani rawat inap (isolasi) di RS.Lumajang.

Sedangkan pasien positif kedua atau terkonfirmasi ke sembilan dengan inisial NT umur 32 tahun, merupakan anak dari BN.

“17 April 2020 (NT) menjalani rawat inap di RS lumajang dengan status PDP, ” ujar Gatot.

Dia menjelaskan, pada 18 April 2020 petugas melakukan pengambilan swab kepada pasien NT, dan seminggu kemudian yakni pada 27 April 2020 hasil swab keluar dan dinyatakan positif Corona. Sama dengan ayahnya, saat ini NT masih menjalani rawat inap (isolasi) RS.Lumajang.

Hingga malam ini, berdasarkan data mutakhir info Gugus Tugas Covid-19 di Jember, jumlah total PDP adalah 65 orang, ODP 1089 orang, sedangkan jumlah ODR 21710.

Sedangkan jumlah total kematian yang berkaitan pandemi Covid-19 di Jember ada 24 kasus.Terdiri atas 1 kematian dari yang positif corona, 9 kematian pada pasien dalam pengawasan PDP, dan jumlah terbanyak 14 kematian pada warga berstatus orang dalam pantauan ODP. (Tahrir)

Rekomendasi

Ruangan komen telah ditutup.